APBD Kabupaten Serang 2025 Dinilai Sehat, DPRD Ingatkan Alarm Bahaya 2026 dan Dorong Lompatan PAD

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Eki Baihaki menyampaikan evaluasi APBD 2025 dan dorongan peningkatan PAD dalam keterangannya kepada media

i

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Eki Baihaki menyampaikan evaluasi APBD 2025 dan dorongan peningkatan PAD dalam keterangannya kepada media

KILAS BANTEN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang menilai kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 berada dalam kategori cukup sehat. Penilaian ini disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Demokrat, Eki Baihaki, yang menyebut mayoritas target pendapatan daerah mampu direalisasikan sesuai perencanaan awal.

Menurut Eki, capaian tersebut mencerminkan kinerja fiskal daerah yang masih terjaga di tengah berbagai dinamika ekonomi. Ia menyebut keberhasilan itu tidak lepas dari peran sejumlah organisasi perangkat daerah, khususnya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Kami di Komisi III melihat pendapatan APBD, terutama Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Serang tahun 2025, bisa dikategorikan cukup sehat. Target yang disusun sejak awal sebagian besar tercapai,” kata Eki Baihaki, Rabu, 31 Desember 2025.

Ia menjelaskan, kategori sehat tersebut mengacu pada capaian realisasi pendapatan yang berada di atas angka 80 persen. Bagi DPRD, angka itu sudah mencerminkan stabilitas keuangan daerah, meski masih terdapat beberapa pos pendapatan yang belum optimal.

“Kalau realisasinya di atas 80 persen, menurut kami itu sudah masuk kategori sehat,” ujarnya.

Meski demikian, Eki menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah berpuas diri. Ia mengakui masih terdapat sejumlah target pendapatan yang belum mencapai hasil maksimal. Kondisi itu akan menjadi bahan evaluasi DPRD bersama pemerintah daerah untuk perbaikan pada tahun anggaran berikutnya.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif
Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025
Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional
Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu
ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan
Pengurus Baru ISNU Kota Serang Dilantik, Perkuat SDM dan Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Tanpa Bebani APBD, Wali Kota Serang Lantik Satgas Serang Mengaji Gandeng BWA
Dapat 181 Ribu Mentions, Wali Kota Serang Budi Rustandi Tempati Peringkat 1 Kepala Daerah Terpopuler Banten
DPRD Kabupaten Serang menilai APBD 2025 berada dalam kondisi sehat. Namun ancaman pemotongan transfer pusat pada 2026 membuat DPRD mendorong terobosan Pendapatan Asli Daerah agar fiskal tetap kuat dan mandiri

Berita Terkait

-

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif

-

Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025

-

Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional

-

Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu

-

ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru