Wali Kota Tangerang Sachrudin menyerahkan secara simbolis armada truk dan gerobak pengangkut sampah kepada pengurus lingkungan saat kegiatan Car Free Day di Balai RW 01 Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Minggu, 4 Januari 2026KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang terus menguatkan komitmen menjaga kualitas lingkungan dengan mendorong keterlibatan langsung masyarakat. Langkah tersebut diwujudkan melalui penyerahan armada pengangkut sampah sekaligus kampanye Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan permukiman warga.
Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan, persoalan sampah dan kebersihan tidak bisa ditangani oleh pemerintah semata. Ia menilai, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penegasan itu disampaikan Sachrudin saat menghadiri CFD sekaligus penyerahan armada truk pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang di Balai RW 01, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Minggu, 4 Januari 2026.
Menurut Sachrudin, CFD memiliki nilai strategis lebih dari sekadar ajang olahraga dan rekreasi. Kegiatan tersebut dapat menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sejak dari lingkup terkecil.
“Car Free Day hari ini menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari lingkungan terdekat. Dari jalan depan rumah, dari kebiasaan pagi hari, dan dari kepedulian yang dibangun bersama,” ujar Sachrudin.
Kegiatan CFD diawali dengan senam Ling Tien Kung yang diikuti warga dan komunitas setempat. Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan sebelum agenda dilanjutkan dengan penyerahan armada kebersihan.
Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin menyerahkan secara simbolis satu unit truk pengangkut sampah dan 15 unit gerobak sampah kepada pengurus lingkungan. Armada ini merupakan hasil peremajaan kendaraan operasional lama yang dinilai sudah tidak layak digunakan.
Sachrudin menjelaskan, pengadaan armada kebersihan tersebut bersumber dari kontribusi masyarakat melalui pajak dan retribusi sampah. Ia menegaskan bahwa dana yang dibayarkan warga dikembalikan dalam bentuk fasilitas pelayanan publik.
“Ini berasal dari uang masyarakat. Dari kesadaran membayar pajak dan retribusi sampah, lalu dikembalikan lagi untuk kepentingan warga sendiri demi menjaga kebersihan lingkungan,” kata Sachrudin.
Di hadapan Kepala DLH Kota Tangerang, Camat Cipondoh, dan tokoh masyarakat, Sachrudin juga menanggapi aspirasi warga terkait percepatan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Ia mengakui, keberadaan TPST sangat dibutuhkan untuk mengurangi beban sampah sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan.
Namun, sambil menunggu proses pembangunan TPST rampung, Sachrudin meminta masyarakat untuk membiasakan PHBS secara konsisten. Menurutnya, upaya memilah sampah dari rumah menjadi langkah awal yang efektif dalam menekan volume sampah.
“Masalah kebersihan berdampak langsung pada kesehatan kita semua. Mulai pilah sampah dari rumah, buang sampah pada tempatnya, dan hidupkan kembali semangat gotong royong membersihkan lingkungan,” ucapnya.
Sachrudin menjelaskan, TPST memiliki fungsi yang lebih luas dibanding Tempat Penampungan Sementara. Selain menampung dan memilah sampah, TPST dilengkapi fasilitas pengolahan yang memungkinkan sampah diubah menjadi produk bernilai ekonomi atau energi dengan dukungan teknologi modern.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana CFD, Iskandar Idris, mengapresiasi perhatian Pemkot Tangerang terhadap persoalan kebersihan di wilayahnya. Ia menilai peremajaan armada pengangkut sampah sangat membantu warga yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana.
“Kami bersyukur TPS Pasar Rubuh sudah ditutup sehingga mengurangi buangan sampah dari wilayah lain. Armada baru ini sangat berarti bagi warga. Meski belum sepenuhnya mencukupi, ini langkah awal yang positif,” ujar Iskandar yang juga Ketua RW 01 Kelurahan Petir.
Ia berharap pembangunan TPST dapat segera direalisasikan agar persoalan sampah dapat ditangani secara lebih menyeluruh dan berkelanjutan.
Usai penyerahan armada, Wali Kota Tangerang meninjau sejumlah gerai UMKM yang berjualan di sepanjang area CFD. Sachrudin juga mengecek kondisi kebersihan di sekitar lokasi eks TPS Pasar Rubuh sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.