“Kemungkinan besar digalinya malam hari. Apalagi malam itu hujan deras,” kata Emon.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Selama ini, area pemakaman tidak dijaga secara khusus. Di sekitar lokasi terdapat musala dan fasilitas umum. Sesekali ada warga yang menginap, dan petugas rutin membersihkan area makam.
Menurut Emon, kasus pembongkaran makam ini merupakan yang pertama kali terjadi di Desa Junti.
Pasca kejadian, pihak keluarga meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut. Keluarga ingin mengetahui motif pembongkaran dan keberadaan jasad almarhum. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Belum ada pihak yang ditetapkan sebagai terduga pelaku.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten

















