Perusahaan Kripik Buah yang Berlokasi di Malang Berencana Akan Memperluas Pabriknya dengan Menetapkan Tiga Pilihan AlternatifKILAS BANTEN – Pelajari ini jawaban soal perusahaan kripik buah yang berlokasi di Malang berencana akan memperluas pabriknya dengan menetapkan tiga pilihan alternatif.
Artikel ini menjelaskan bagaimana sebuah perusahaan kripik buah yang berlokasi di Malang dapat menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis nilai harapan (expected value).
Dalam dunia bisnis, pengambilan keputusan tidak bisa hanya bergantung pada intuisi atau perkiraan, terutama saat berhadapan dengan situasi ketidakpastian pasar.
Artikel ini menyajikan analisis sederhana namun komprehensif, dengan perhitungan matematis yang mudah dipahami.
Pendekatan ini bukan hanya relevan bagi pelaku usaha, tetapi juga berguna bagi mahasiswa yang mempelajari manajemen operasional, pengambilan keputusan, atau ekonomi manajerial.
Dikutip dari Modul Universitas Terbuka nah langsung saja yuk kita simak ini dia ulasan selengkapnya.
Soal:
Perusahaan kripik buah yang berlokasi di Malang berencana akan memperluas pabriknya dengan menetapkan tiga pilihan alternatif.
Alternatif itu yaitu membangun pabrik dengan kapasitas besar, membangun pabrik dengan kapasitas sedang, serta bertahan pada kapasitas yang ada saat ini atau tidak melakukan apapun.
Kondisi yang mempengaruhi pilihan tersebut adalah kepastian dan ketidakpastian pasar yang probabilitas terjadinya kondisi kepastian pasar 0,6 dan ketidakpastian pasar 0,4.
Keuntungan yang dicapai oleh masing-masing pilihan tersebut sebagai berikut:
Alternatif Kondisi Pasar Pasti Tidak Pasti
Kapasitas Besar Rp 120.000.000 -Rp 30.000.000
Kapasitas Sedang Rp 100.000.000 -Rp 20.000.000
Bertahan Rp 20.000.000 Rp 20.000.000
a. Tentukan nilai yang diharapkan untuk masing-masing alternatif tersebut!
b. Tentukan alternatif yang dipilih!
Jawaban:
Sebagai mahasiswa yang mempelajari manajemen operasional dan pengambilan keputusan.
Saya mencoba menganalisis kasus yang dihadapi oleh sebuah perusahaan kripik buah yang berlokasi di Malang.
Perusahaan ini sedang mempertimbangkan tiga alternatif strategi untuk ekspansi pabriknya, yaitu membangun pabrik dengan kapasitas besar, kapasitas sedang, atau bertahan pada kapasitas yang ada sekarang.
Dalam kondisi pasar yang tidak pasti, pengambilan keputusan tidak hanya bergantung pada nilai keuntungan tertinggi.
Akan tetapi juga mempertimbangkan nilai harapan (expected value) yang dihitung berdasarkan probabilitas dari setiap kondisi pasar.
Diketahui:
Probabilitas kondisi pasar pasti = 0,6
Probabilitas kondisi pasar tidak pasti = 0,4
Berikut adalah nilai keuntungan untuk masing-masing alternatif:
—
a. Menghitung Nilai yang Diharapkan (Expected Value)
1. Kapasitas Besar
EV = (0,6 × 120.000.000) + (0,4 × -30.000.000)
EV = 72.000.000 – 12.000.000 = Rp 60.000.000
2. Kapasitas Sedang
EV = (0,6 × 100.000.000) + (0,4 × -20.000.000)
EV = 60.000.000 – 8.000.000 = Rp 52.000.000
3. Bertahan
EV = (0,6 × 20.000.000) + (0,4 × 20.000.000)
EV = 12.000.000 + 8.000.000 = Rp 20.000.000
b. Alternatif yang Dipilih
Dari perhitungan di atas, alternatif dengan nilai harapan tertinggi adalah membangun pabrik dengan kapasitas besar, karena memberikan Expected Value sebesar Rp 60.000.000.
Berdasarkan analisis nilai harapan, perusahaan sebaiknya memilih alternatif kapasitas besar.
Meskipun terdapat risiko kerugian dalam kondisi pasar tidak pasti, probabilitas pasar yang pasti lebih tinggi (0,6), dan potensi keuntungan di kondisi tersebut jauh lebih besar.
Oleh karena itu, secara matematis dan strategis, ekspansi dengan kapasitas besar menjadi pilihan terbaik yang memberikan nilai ekonomi tertinggi secara rata-rata.
Itulah tadi jawaban soal perusahaan kripik buah yang berlokasi di Malang berencana akan memperluas pabriknya dengan menetapkan tiga pilihan alternatif.***
Tidak ada komentar