KILAS BANTEN – Gerakan mahasiswa kembali menyorot kinerja birokrasi di Kabupaten Serang. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Serang menggelar audiensi dengan Asisten Daerah (Asda) III Sekretariat Daerah, Hj. Ida Nuraida, S.Sos., M.Si., Kamis, 6 November 2025.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Asda III dan membahas sejumlah isu penting, mulai dari perbaikan tata kelola administrasi hingga optimalisasi Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Pungutan Liar (Pungli).
Ketua PC PMII Kabupaten Serang, Refaldi Hendrika, mengatakan pihaknya datang untuk menyampaikan masukan terkait transparansi dan efektivitas kinerja Satgas Pungli di lingkungan Pemkab Serang. Ia menilai, praktik pungutan liar masih menjadi masalah serius di sejumlah sektor pelayanan publik.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Satgas Pungli harus bekerja maksimal. Jangan hanya formalitas. Kami ingin ada langkah nyata dari pemerintah daerah untuk menertibkan birokrasi dan memastikan pelayanan bebas pungli,” tegas Refaldi.
Menurutnya, sistem administrasi yang tertib dan koordinasi lintas instansi sangat dibutuhkan agar pemberantasan pungli berjalan efektif. PMII berharap Pemkab Serang memperkuat mekanisme pengawasan dan menindak tegas oknum ASN yang terbukti melakukan pungutan liar.
“Mahasiswa bukan hanya pengkritik, tapi juga mitra pemerintah dalam mengawal kebijakan publik. Kami siap bersinergi untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berpihak pada rakyat,” tambahnya.
Asda III Kabupaten Serang, Hj. Ida Nuraida, menyambut positif kehadiran PMII dan mengapresiasi kepedulian mahasiswa terhadap tata kelola pemerintahan daerah.
Penulis : Dayat
Editor : Rizki
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















