Kemenag: Kunci Kejayaan UIN Banten, Komitmen Sivitas Akademika Jadi Faktor Penentu

Kilas Banten
5 Feb 2026 13:39
Banten 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Kementerian Agama menegaskan bahwa masa depan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten tidak ditentukan oleh satu sosok atau satu kebijakan semata. Kejayaan kampus justru bergantung pada kemauan, keseriusan, dan komitmen bersama seluruh sivitas akademika.

 

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pengawas UIN SMH Banten, Ruchman Basori, saat menjadi narasumber dalam Rapat Kerja UIN SMH Banten yang digelar di Hotel Mercure, Tangerang, Rabu, 4 Februari 2026. Forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk merumuskan arah kebijakan dan strategi pengembangan kampus ke depan.

 

“Kejayaan UIN SMH Banten sangat bergantung pada kemauan dan komitmen bersama dari seluruh komponen kampus,” kata Ruchman, Kamis, 5 Februari 2026.

 

Baca Juga  Bupati Tangerang Turun Tangan Bersihkan Sampah Sungai, Warga Diminta Stop Buang Sampah Sembarangan

Ruchman yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kementerian Agama RI menegaskan bahwa seluruh unsur kampus memiliki peran yang sama penting. Pimpinan universitas, dosen, hingga tenaga kependidikan harus bergerak searah dan saling menguatkan.

 

Menurut dia, perguruan tinggi akan sulit berkembang jika setiap unit bekerja sendiri-sendiri. Pola kerja sektoral yang mengedepankan kepentingan fakultas atau kelompok tertentu dinilai menjadi penghambat utama kemajuan institusi.

 

“Universitas tidak bisa dibangun dengan ego sektoral. Semua harus bergerak sebagai satu institusi, bukan berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

 

Dalam konteks nasional, Ruchman mengaitkan peran strategis UIN SMH Banten dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Target tersebut menuntut kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.