KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang terus mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Tahun ini, Pemkot Tangerang menegaskan komitmennya menghadirkan sistem pendidikan yang lebih inklusif dengan membuka jalur khusus bagi penyandang disabilitas.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi. Pemerintah daerah ingin setiap peserta didik, termasuk yang memiliki keterbatasan fisik, tetap mendapatkan hak belajar yang layak dan setara.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan SPMB hingga saat ini berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti.
“Insyaallah, proses persiapan sampai dengan hari ini semuanya berjalan dengan baik, tidak ada kendala secara teknis yang ditemukan. Oleh karenanya, kami sangat yakin pelaksanaan SPMB SD dan SMP di Kota Tangerang bisa berjalan baik, lancar, serta menjunjung tinggi kesetaraan akses bagi semua lapisan masyarakat termasuk bagi yang memiliki keterbatasan secara fisik,” ujar Wahyudi, Selasa, 12 Mei 2026.
Menurut Wahyudi, pendidikan merupakan hak dasar seluruh warga negara. Karena itu, Pemkot Tangerang ingin memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan bersekolah hanya karena kondisi fisik atau kebutuhan khusus tertentu.
Untuk mendukung pelaksanaan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Tangerang juga telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang agar proses pendaftaran bagi calon peserta didik disabilitas dapat berjalan lebih mudah dan nyaman.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















