Serang

Pimpin Upacara Harhubnas 2026, Wali Kota Serang Tekankan Pentingnya Integrasi Transportasi Daerah

×

Pimpin Upacara Harhubnas 2026, Wali Kota Serang Tekankan Pentingnya Integrasi Transportasi Daerah

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Serang Budi Rustandi memimpin jalannya upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 di Lapangan Puspemkot Serang.
Wali Kota Serang Budi Rustandi memimpin jalannya upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 di Lapangan Puspemkot Serang.

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berkomitmen memperkuat konektivitas dan keselamatan transportasi daerah guna menekan biaya logistik masyarakat.

Komitmen ini ditegaskan dalam upacara peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 yang dipimpin oleh Wali Kota Serang Budi Rustandi di Lapangan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang, Senin, 21 September 2026.

Peringatan tahun ini mengusung tema menghubungkan Indonesia untuk masa depan lebih maju.

Tema tersebut sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan sektor transportasi sebagai urat nadi yang menghubungkan masyarakat dengan pusat ekonomi.

Penguatan konektivitas ini juga merujuk pada arahan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya integrasi antara pusat produksi dan kawasan permukiman demi pemerataan pembangunan.

“Perhubungan bukan sebatas tentang jalan dan kendaraan, tetapi juga tentang menghubungkan masyarakat, pusat ekonomi, pelayanan publik, serta membuka akses dan peluang bagi masyarakat,” ujar Budi.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Pemkot Serang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mengoptimalkan fasilitas penunjang keselamatan jalan.

Upaya ini mendapat dukungan dari Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Banten yang menghibahkan 22 unit alat penerangan jalan di Jalan Taman Taktakan.

Baca Juga  Wali Kota Budi Rustandi Pastikan Damkar Kota Serang Tambah Satu Mobil Pemadam pada 2027

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan melalui BPTD Kelas II Banten atas bantuan 22 unit alat penerangan jalan di Jalan Taman Taktakan, yang turut mendukung program Serang Menyala serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” jelasnya.

Selain infrastruktur jalan, pemerintah daerah juga memprioritaskan keamanan jalur perlintasan kereta api.

Sebanyak 55 petugas jaga lintasan resmi menerima tanda kecakapan dan sertifikat guna memastikan standar kompetensi pengawasan di lapangan.

Ia menginstruksikan seluruh petugas yang telah tersertifikasi tersebut untuk mengedepankan ketelitian dalam menjaga keselamatan warga.

“Teruslah bekerja dengan disiplin, tanggung jawab, dan kewaspadaan, karena keselamatan masyarakat adalah amanah kita bersama,” tegas Budi.

Sebagai langkah edukasi jangka panjang, pemerintah daerah turut memberikan penghargaan kepada Duta Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan pemenang lomba video edukasi keselamatan.

Budi berharap pembinaan di tingkat pelajar ini mampu menjadi fondasi kuat untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan masyarakat secara luas.***