Serang

Pulau Tunda Dicanangkan Terang, Bupati Serang Klaim Rasio Elektrifikasi Tembus Hampir 100 Persen

×

Pulau Tunda Dicanangkan Terang, Bupati Serang Klaim Rasio Elektrifikasi Tembus Hampir 100 Persen

Sebarkan artikel ini
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama jajaran PT PLN UP3 Banten Utara saat membahas percepatan program elektrifikasi Pulau Tunda di Pendopo Bupati Serang, Selasa (22/9/2026).
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah bersama jajaran PT PLN UP3 Banten Utara saat membahas percepatan program elektrifikasi Pulau Tunda di Pendopo Bupati Serang, Selasa (22/9/2026).

KILAS BANTEN – Pemerintah Kabupaten Serang bersama PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Utara memperkuat kerja sama untuk mempercepat pemerataan akses listrik di seluruh wilayah. Fokus utama kolaborasi tersebut adalah menghadirkan layanan listrik bagi masyarakat Pulau Tunda yang hingga kini masih belum menikmati pasokan listrik secara optimal.

Komitmen itu mengemuka dalam audiensi antara Pemerintah Kabupaten Serang dan PLN UP3 Banten Utara di Pendopo Bupati Serang, Selasa (22/9/2026). Pertemuan tersebut juga menjadi ajang evaluasi terhadap capaian elektrifikasi sekaligus membahas langkah lanjutan agar seluruh wilayah Kabupaten Serang memperoleh akses listrik.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan PLN selama ini berjalan baik. Sinergi tersebut dinilai mampu mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di sektor ketenagalistrikan.

“Kami menerima audiensi dari PLN UP3 Banten Utara. Pemerintah Kabupaten Serang selama ini sudah bermitra dengan sangat baik bersama PLN,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah.

Dalam pertemuan itu, PLN turut memaparkan perkembangan rasio elektrifikasi di Kabupaten Serang. Berdasarkan data yang disampaikan, hampir seluruh desa kini telah menikmati layanan listrik.

Ratu Rachmatuzakiyah mengungkapkan Kabupaten Serang memiliki 326 desa. Dari jumlah tersebut, rasio elektrifikasi telah mencapai sekitar 99,9 persen. Angka itu menunjukkan hampir seluruh wilayah telah terjangkau jaringan kelistrikan.

Meski demikian, masih ada satu wilayah yang menjadi perhatian pemerintah, yakni Pulau Tunda. Kawasan kepulauan tersebut menjadi satu-satunya wilayah yang masih menunggu realisasi layanan listrik permanen.

Menurut Bupati Zakiyah, pemerintah daerah bersama PLN telah menyiapkan solusi agar masyarakat Pulau Tunda dapat menikmati listrik mulai tahun 2027.

“Alhamdulillah hampir 100 persen wilayah Kabupaten Serang sudah teraliri listrik. Tinggal satu wilayah yang terus kami upayakan. Insyaallah pada tahun 2027 Pulau Tunda akan dialiri listrik melalui pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS,” katanya.

Baca Juga  Deadlock Panas! Negosiasi Upah Kabupaten Serang Buntu, Buruh Ngotot Kenaikan Sesuai KHL

Sementara itu, Manager PT PLN UP3 Banten Utara Hasudungan Siahaan menjelaskan bahwa program penyediaan listrik di Pulau Tunda akan masuk dalam Program Listrik Desa tahun 2027.

Ia menjelaskan, sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal dipilih karena dinilai paling sesuai dengan kondisi geografis Pulau Tunda. Skema tersebut juga dianggap lebih efektif dibandingkan membangun jaringan kabel bawah laut.

“Rencananya Pulau Tunda masuk ke program Listrik Desa tahun 2027 yang akan dilayani menggunakan PLTS komunal. Itu menjadi solusi yang paling tepat untuk daerah tersebut,” ujar Hasudungan.

Meski demikian, PLN belum dapat memastikan waktu pelaksanaan proyek secara lebih rinci. Saat ini seluruh tahapan masih berada pada fase perencanaan dan menunggu proses penganggaran.

“Terkait bulannya belum bisa kami pastikan karena masih direncanakan pada 2027. Artinya, kebutuhan anggarannya juga akan diproses pada tahun tersebut,” jelasnya.

Rencana elektrifikasi Pulau Tunda dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Serang. Kehadiran listrik diyakini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi lokal.

Selain menunjang aktivitas rumah tangga, akses listrik juga diperkirakan mampu memperkuat sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, usaha mikro, hingga pengembangan potensi pariwisata Pulau Tunda yang selama ini dikenal memiliki daya tarik alam dan wisata bahari.

Dengan capaian rasio elektrifikasi yang hampir menyentuh 100 persen, Pemerintah Kabupaten Serang bersama PLN optimistis seluruh masyarakat, termasuk warga di wilayah kepulauan, akan segera menikmati layanan listrik yang andal dan berkelanjutan. Program tersebut diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Kabupaten Serang.***