KILAS BANTEN – Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Genangan air merendam permukiman warga di Kampung Sukamaju, Desa Citasuk, selama tiga hari berturut-turut. Kondisi tersebut mendorong Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah turun langsung ke lokasi banjir pada Jumat, 19 Desember 2025.
Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus menyiapkan langkah penanganan agar banjir tidak terus berulang. Ratu Rachmatuzakiyah ingin melihat secara langsung dampak luapan Sungai Cikalumpang yang menjadi penyebab utama banjir di kawasan tersebut.
Banjir di Padarincang terjadi sejak Rabu hingga Jumat, 17–19 Desember 2025. Curah hujan tinggi membuat Sungai Cikalumpang meluap. Kondisi sungai yang mengalami pendangkalan memperparah situasi karena tidak mampu menampung debit air yang terus meningkat.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Saat meninjau lokasi, air masih menggenangi rumah-rumah warga. Di beberapa titik, ketinggian air mencapai selutut orang dewasa. Aktivitas warga lumpuh dan sebagian harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. SDN Sukamaju menjadi salah satu lokasi pengungsian sementara bagi warga terdampak.
Selain meninjau kondisi lapangan, Bupati Serang juga menyerahkan bantuan makanan kepada warga. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir dan belum bisa kembali ke rumah masing-masing.
Peninjauan banjir di Padarincang juga dihadiri Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah. Kehadiran pimpinan daerah tingkat provinsi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani bencana banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Serang.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















