“Kami berharap kolaborasi yang terjalin dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak,” katanya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan terkait sistem pembangkitan listrik di UBP Suralaya, termasuk peran strategisnya dalam menyuplai kebutuhan listrik di wilayah Jawa-Bali. Diskusi juga mengangkat isu-isu krusial, seperti keandalan energi, tantangan operasional, serta langkah antisipatif dalam menghadapi potensi gangguan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari proses pendidikan para perwira Seskoad agar memiliki perspektif komprehensif terhadap isu-isu nasional, termasuk sektor energi yang berkaitan langsung dengan pertahanan negara.
Sejumlah pejabat TNI turut hadir dalam rombongan tersebut, di antaranya Kolonel Infanteri Robianto Gadji sebagai Perwira Penuntun, Letkol Kavaleri Ponco Suryono sebagai Perwira Koordinator Lapangan, serta Mayor Artileri Medan Bayu Aditya Wardana selaku DPP Pasis Dikreg 67 Seskoad.
Kehadiran para perwira ini menunjukkan keseriusan TNI AD dalam memperluas wawasan strategis di luar bidang militer, khususnya dalam memahami peran vital infrastruktur energi bagi stabilitas nasional.
Melalui kunjungan ini, diharapkan tercipta kesamaan persepsi antara sektor pertahanan dan energi dalam menjaga kedaulatan negara. Pasokan listrik yang stabil dinilai menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung berbagai aktivitas nasional, termasuk operasional pertahanan.
Selain itu, sinergi antara BUMN dan aparat negara juga diharapkan mampu memperkuat sistem ketahanan nasional secara menyeluruh. Tidak hanya dari sisi militer, tetapi juga dari aspek energi yang menjadi fondasi utama pembangunan.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















