Sedimen Menumpuk, DPUPR Kota Tangerang Turun Tangan, Drainase Kreo Disedot, Ancaman Banjir Langsung Ditekan

Kilas Banten
10 Jun 2026 19:30
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang menunjukkan respons cepat dalam mengantisasi potensi banjir dan genangan air di wilayah permukiman. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pemeliharaan saluran drainase dilakukan dengan menyedot endapan lumpur yang menumpuk di Jalan AMD X RT 02 RW 09, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan.

 

Langkah cepat tersebut dilakukan setelah ditemukan kondisi pendangkalan saluran yang berpotensi menghambat aliran air. Jika dibiarkan, sedimentasi dapat mengurangi kapasitas drainase dan meningkatkan risiko genangan saat curah hujan tinggi.

 

Camat Larangan, Nasrullah, mengatakan penanganan dilakukan secara terukur untuk memastikan fungsi drainase kembali optimal. Proses pekerjaan juga mendapat pengawasan langsung dari Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Kreo bersama tim DPUPR Kota Tangerang.

 

Baca Juga  Perbasi Kota Tangerang Resmi Dilantik, Bidik Lahirkan Bintang Basket hingga PON 2032

“Proses penanganan tersebut dimonitor langsung Kasie Ekbang Kelurahan Kreo dan jajaran DPUPR guna memastikan pekerjaan berjalan optimal dan tepat sasaran,” kata Nasrullah, Rabu (10/6/2026).

 

Menurut Nasrullah, penumpukan lumpur menjadi salah satu persoalan utama yang sering menyebabkan berkurangnya daya tampung saluran air. Ketika kapasitas drainase menyusut, aliran air tidak dapat mengalir secara maksimal sehingga memicu munculnya genangan di lingkungan sekitar.

 

Karena itu, pemerintah daerah memilih melakukan tindakan cepat melalui penyedotan lumpur agar fungsi drainase dapat kembali normal. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi mitigasi banjir yang rutin dilakukan di berbagai wilayah Kota Tangerang.