Menurut Benyamin, data yang akurat menjadi salah satu kunci penting dalam menurunkan angka stunting. Pemerintah ingin memastikan bantuan dan program kesehatan diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Intervensi yang dilakukan harus tepat sasaran. Oleh karena itu, data menjadi sangat penting agar setiap program yang dijalankan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Ia mengakui prevalensi stunting di Tangerang Selatan sempat mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi itu membuat pemerintah daerah harus mengambil langkah yang lebih terukur dan intensif.
Karena itu, berbagai program kesehatan masyarakat terus diperkuat. Salah satunya melalui edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang, kesehatan ibu dan anak, serta pola asuh yang baik untuk mencegah stunting sejak dini.
Sosialisasi dilakukan melalui layanan kesehatan masyarakat, kader posyandu, hingga program edukasi di lingkungan permukiman warga. Pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat.
Menurut Benyamin, keluarga memegang peran paling penting dalam mencegah stunting. Karena itu, pemerintah terus mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan pola makan anak dan kesehatan ibu sejak masa kehamilan.
“Kami terus mendorong kesadaran masyarakat bahwa pencegahan stunting dimulai dari keluarga, terutama dalam pemenuhan gizi dan pola asuh anak,” katanya.
Upaya percepatan penurunan stunting di Tangerang Selatan juga melibatkan berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Pemerintah membangun kolaborasi lintas sektor bersama Dinas Kesehatan, tenaga medis, kader posyandu, hingga berbagai elemen masyarakat.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















