5 Guru Besar UIN Banten Dikukuhkan, Rektor Tegaskan Profesor Harus Tetap Rendah Hati

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi pengukuhan lima guru besar UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Rektorat.

i

Prosesi pengukuhan lima guru besar UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Rektorat.

KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten kembali menorehkan capaian penting di bidang akademik. Sebanyak lima dosen resmi dikukuhkan sebagai guru besar dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Auditorium Lantai 3 Gedung Rektorat, Senin, 15 Desember 2025. Pengukuhan ini menjadi penanda penguatan kualitas sumber daya manusia dan komitmen kampus dalam pengembangan keilmuan.

Sidang senat terbuka dipimpin Ketua Senat UIN SMH Banten, Prof. Dr. H. B. Syafuri, M.Hum. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri pimpinan universitas, mulai dari rektor, para wakil rektor, kepala biro, dekan fakultas, hingga tamu undangan dari kalangan akademisi dan civitas akademika.

Lima guru besar yang dikukuhkan berasal dari latar belakang keilmuan yang beragam. Mereka adalah Prof. Dr. Suadi Sa’ad, M.Ag dalam bidang Ilmu Tasawuf, Prof. Dr. Sholahuddin Al Ayubi, M.A pada Ilmu Antropologi Agama, Prof. Dr. Endad Musaddad, M.A dalam Ilmu Hukum Islam Indonesia, Prof. Dr. Muhajir, M.A pada Ilmu Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam, serta Prof. Dr. Subhan, M.Ed pada Ilmu Pengembangan Kurikulum Pendidikan Bahasa Arab.

Rektor UIN SMH Banten, Prof. Dr. KH. Muhammad Ishom, menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya jumlah profesor di lingkungan kampus.

Menurutnya, pencapaian tersebut bukan sekadar prestasi personal, tetapi juga tanggung jawab institusional untuk menjaga mutu pendidikan tinggi.

“Gelar guru besar bukan hanya puncak karier akademik. Pada akhirnya, kita tetap seorang guru yang bertugas mendidik dan membimbing,” ujar Prof Muhammad Ishom, Kamis, 18 Desember 2025.

Penulis : Dayat

Editor : Rizki

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan
UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri
Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang
Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata
UIN Banten Gandeng Bank Indonesia, Program Beasisawa hingga Kebanksentralan 2026 Dibidik untuk Civitas Akademika dan Mahasiswa
Gerakan Pramuka Kampus, UIN SMH Banten Siapkan Jurnal Ilmiah hingga SKS untuk Mahasiswa Aktif
UIN Banten Tembus 10 Besar PTKIN Terbaik Versi UniRank 2026, Bukti Kampus Islam Makin Kompetitif
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengukuhkan lima guru besar dari berbagai disiplin ilmu. Rektor menegaskan gelar profesor adalah amanah dan mengingatkan pentingnya sikap rendah hati.

Berita Terkait

-

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan

-

UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri

-

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

-

Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang

-

Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata

Berita Terbaru