5 Guru Besar UIN Banten Dikukuhkan, Rektor Tegaskan Profesor Harus Tetap Rendah Hati

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi pengukuhan lima guru besar UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Rektorat.

i

Prosesi pengukuhan lima guru besar UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Rektorat.

Ia mengingatkan para profesor agar tidak terjebak pada kebanggaan akademik semata. Prof Ishom menekankan pentingnya sikap tawadhu atau rendah hati dalam menjalankan peran sebagai ilmuwan. Menurutnya, keilmuan yang tinggi harus berjalan seiring dengan etika dan akhlak.

“Semakin tinggi jabatan akademik, seharusnya semakin rendah hati. Jangan sampai capaian akademik justru melahirkan sikap takabur,” katanya.

Rektor juga menyinggung keterbatasan ilmu pengetahuan manusia. Ia menilai kepakaran di satu bidang tidak selalu mampu menjawab persoalan kompleks di masyarakat. Karena itu, kolaborasi lintas disiplin menjadi kebutuhan mendesak dalam dunia pendidikan tinggi saat ini.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ilmu kita terbatas. Keterbatasan itu bukan kelemahan, tetapi peluang untuk saling melengkapi dan bekerja bersama,” ujar Prof. Ishom.

Baca Juga  Gubernur Banten Andra Soni: Singkirkan Ego Sektoral, Penanganan Banjir Kabupaten dan Kota Serang Harus Cepat

Selain pesan moral, Rektor menyampaikan harapan strategis kepada para guru besar yang baru dikukuhkan. Ia meminta mereka berperan aktif membina dosen-dosen lain agar dapat menyusul meraih jabatan akademik tertinggi.

“Satu guru besar idealnya bisa melahirkan satu guru besar baru. Hari ini ada lima, ke depan kami berharap lahir lima profesor berikutnya,” tegasnya.

Pengukuhan lima guru besar ini diharapkan memperkuat posisi UIN SMH Banten sebagai pusat pengembangan ilmu keislaman dan keilmuan terapan. Kampus ini ditargetkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Penulis : Dayat

Editor : Rizki

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipimpin Budi Rustandi, IDSD 2025 Kota Serang Lampaui Rata-Rata Nasional dan Provinsisi”
Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan
UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri
Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang
Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang
Wisuda UIN Banten 2026, Prof Muhammad Ishom Tegas Sebut Tak Ada Alumni PTKIN Menganggur, Lulusan Diminta Siap Hadapi Dunia Nyata
UIN Banten Gandeng Bank Indonesia, Program Beasisawa hingga Kebanksentralan 2026 Dibidik untuk Civitas Akademika dan Mahasiswa
Gerakan Pramuka Kampus, UIN SMH Banten Siapkan Jurnal Ilmiah hingga SKS untuk Mahasiswa Aktif
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengukuhkan lima guru besar dari berbagai disiplin ilmu. Rektor menegaskan gelar profesor adalah amanah dan mengingatkan pentingnya sikap rendah hati.

Berita Terkait

-

Dipimpin Budi Rustandi, IDSD 2025 Kota Serang Lampaui Rata-Rata Nasional dan Provinsisi”

-

Digedor di Era Digital, UIN Banten Ajak Mahasantri Tulis Buku dan Lawan Budaya Instan

-

UIN Banten Resmi Jadi Markas KKN Nusantara 2026, Ribuan Mahasiswa Siap Turun Tangan Bangun Negeri

-

Dies Natalis ke-27, Universitas Raharja Perkuat Peran dalam Pengembangan SDM Digital di Kota Tangerang

-

Ironi di Tanah Kelahiran! Muktamar ke-21 Mathla’ul Anwar Bongkar Fakta Mengejutkan di Kota Serang

Berita Terbaru