Lomba Posyandu 2026 Kota Tangerang Dibuat Lebih Ketat, 6 SPM Jadi Senjata Baru Penilaian

Kilas Banten
26 Mei 2026 10:00
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam memperkuat pelayanan masyarakat berbasis posyandu terus diperkuat. Tahun ini, Dinas Kesehatan Kota Tangerang bersama Tim Pembina Posyandu menghadirkan sistem penilaian baru yang lebih ketat dalam ajang Lomba Posyandu Berprestasi dan Kader Posyandu Berprestasi Tingkat Kota Tangerang 2026.

 

Kegiatan tersebut digelar di Gedung Nyimas Melati Kota Tangerang. Sebanyak 13 posyandu terbaik dari seluruh kecamatan di Kota Tangerang ikut bersaing membawa inovasi pelayanan unggulan masing-masing wilayah.

 

Berbeda dari tahun sebelumnya, kompetisi kali ini tidak hanya menitikberatkan pada sektor kesehatan. Penilaian kini mengacu pada integrasi enam Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang menjadi program prioritas pemerintah.

 

Baca Juga  Maryono Tegaskan Benahi Kota Tangerang, Jalan Rusak hingga SPMB Jadi Target Utama

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, mengatakan sistem penilaian terbaru dibuat untuk melihat kesiapan posyandu dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat secara menyeluruh.

 

“Tahun ini penilaiannya lebih masuk ke 6 Standar Pelayanan Minimum. Jadi tidak hanya kesehatan saja, tetapi juga lima SPM lainnya dinilai secara terintegrasi,” ujar Dini, Selasa, 26 Mei 2026.

 

Menurutnya, perubahan indikator tersebut menjadi langkah penting agar posyandu tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi garda terdepan pelayanan sosial masyarakat.

 

Dalam proses seleksi, seluruh peserta harus melewati sejumlah tahapan penilaian. Mulai dari administrasi kelembagaan, program pelayanan, hingga kemampuan kader dalam mempresentasikan inovasi yang diterapkan di wilayah masing-masing.