Advertisement
Serang

Muktamar NU ke-35: PCNU Kota Serang Turunkan Delegasi, Bawa Misi Besar Ubah Tata Kelola PBNU

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang resmi mengirim 4 delegasi untuk mengikuti Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35.
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang resmi mengirim 4 delegasi untuk mengikuti Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35.

KILAS BANTEN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang resmi mengirim delegasi untuk menghadiri Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35. Keberangkatan rombongan ini tidak hanya bertujuan mengikuti forum permusyawaratan tertinggi organisasi, tetapi juga membawa sejumlah usulan strategis yang diharapkan mampu memperkuat peran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di masa mendatang.

Delegasi tersebut berasal dari unsur pengurus cabang, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), lembaga, hingga badan otonom (Banom) NU di Kota Serang. Untuk mendukung perjalanan menuju lokasi Muktamar, PCNU Kota Serang menyiapkan satu unit bus beserta tiga kendaraan pendukung.

Setiap MWCNU mengirim lima orang perwakilan. Sementara lembaga dan badan otonom masing-masing mengutus satu delegasi untuk mengikuti seluruh rangkaian agenda Muktamar.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Serang, KH Saifun Nawasi, menegaskan bahwa Muktamar merupakan momentum penting yang hanya digelar setiap lima tahun. Karena itu, seluruh peserta diminta menjaga nama baik organisasi selama mengikuti seluruh kegiatan.

“Ini acara besar lima tahun sekali. Saya berpesan agar seluruh peserta menjaga marwah NU dan menjaga kondusivitas selama Muktamar berlangsung. Kita harus malu kepada para muassis NU,” kata KH Saifun Nawasi, Sabtu (22/8/2026).

PPPK Bakal Diambil Alih Pusat? DPRD Kabupaten Serang Sebut Ini Jalan Keluar dari Beratnya Beban APBD

Ia juga mengingatkan seluruh delegasi agar tetap mengedepankan sikap santun, menjaga persatuan, dan menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mencederai nama baik organisasi.

Dorong PBNU Lebih Aktif Melayani Daerah

PCNU Kota Serang berharap Muktamar NU ke-35 mampu melahirkan kepengurusan PBNU yang lebih adaptif terhadap kebutuhan organisasi hingga tingkat akar rumput.

Menurut KH Saifun Nawasi, pengurus pusat harus mampu menjalankan fungsi pelayanan kepada seluruh tingkatan organisasi. Ia berharap pola hubungan antara PBNU dan pengurus daerah semakin efektif sehingga berbagai persoalan di daerah dapat ditangani secara lebih cepat.

“Semoga Muktamar ke-35 ini menghasilkan pengurus PBNU yang tidak lagi diurusi, tetapi benar-benar mengurusi warga Nahdliyyin,” ujarnya.

Ponpes Daarul Ma’arij Kota Serang Juara Nasional Harmony Speech Festival FKUB, Pidato Toleransi Berbasis Al-Qur’an Ini Bikin Juri Terpukau

Harapan tersebut muncul sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui jaringan Nahdlatul Ulama.

Aspirasi Daerah Dirumuskan Sebelum Berangkat

Sebelum berangkat menuju lokasi Muktamar, PCNU Kota Serang menggelar serangkaian forum bersama MWCNU, lembaga, dan Banom. Forum tersebut menjadi ruang untuk menghimpun berbagai masukan dari seluruh elemen organisasi.

Seluruh aspirasi kemudian dibahas dalam rapat pleno. Hasil pembahasan dirumuskan menjadi sejumlah rekomendasi yang akan dibawa ke forum nasional.

Pembahasan tidak hanya menyentuh persoalan internal organisasi, tetapi juga tantangan sosial yang dihadapi masyarakat. Selain itu, forum turut membahas kriteria kepemimpinan ideal bagi Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode berikutnya.

Jaga Marwah NU, PCNU Kota Serang Ingatkan Muktamar Ke-35 Harus Bersih

Istighasah Jadi Bekal Spiritual Delegasi

Menjelang keberangkatan, seluruh peserta mengikuti istighasah dan doa bersama sebagai ikhtiar spiritual agar seluruh proses Muktamar berjalan lancar.

KH Saifun Nawasi menjelaskan kegiatan tersebut menjadi bentuk harapan agar forum nasional itu berlangsung damai sekaligus melahirkan pemimpin yang mampu memberikan teladan bagi seluruh warga Nahdliyyin.

“Semalam kami melaksanakan istighasah agar seluruh rangkaian Muktamar berjalan kondusif serta melahirkan pemimpin yang mampu menjadi teladan bagi warga Nahdliyyin, khususnya di Kota Serang,” katanya.

Sinkronisasi Kaderisasi Jadi Usulan Prioritas

Salah satu rekomendasi utama yang dibawa PCNU Kota Serang adalah penyempurnaan sistem kaderisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Menurut mereka, pola kaderisasi perlu diselaraskan agar tidak terjadi tumpang tindih dengan sistem pembinaan yang selama ini dijalankan badan otonom. Sinkronisasi tersebut diyakini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat proses regenerasi kepemimpinan organisasi.

Selain itu, PCNU Kota Serang juga mengusulkan pembagian tugas, fungsi, dan kewenangan yang lebih jelas antara PBNU, PWNU, PCNU, MWCNU hingga pengurus ranting.

Kejelasan struktur organisasi dinilai penting untuk mempercepat koordinasi, meningkatkan efektivitas program, dan memperkuat pelayanan kepada warga Nahdliyyin di seluruh Indonesia.

Harapkan Organisasi Makin Kuat dan Responsif

Melalui keikutsertaan dalam Muktamar NU ke 35, PCNU Kota Serang berharap seluruh rekomendasi yang dibawa dapat menjadi bagian dari pembahasan nasional.

Mereka juga mendorong agar kepengurusan PBNU hasil Muktamar lebih serius melakukan pembinaan terhadap organisasi di daerah, termasuk peningkatan kapasitas pengurus, penguatan kelembagaan, pengembangan program pemberdayaan masyarakat, serta pendampingan hingga tingkat ranting.

Dengan langkah tersebut, Nahdlatul Ulama diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan di bidang sosial, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan, sekaligus memperkuat kontribusinya bagi pembangunan bangsa dan pelayanan kepada masyarakat.***

× Advertisement
× Advertisement