KILAS BANTEN – Wali Kota Serang Budi Rustandi turun langsung ke Kecamatan Cipocok Jaya untuk salat Maghrib berjamaah dan mengaji bersama anak-anak warga setempat.
Kehadirannya di Masjid Jami’ Miftahussa’adah, Komplek Griya Serang Asri tersebut merupakan wujud perluasan program strategis Serang Mengaji ke ruang lingkup masyarakat.
“Tujuan Serang Mengaji ini adalah menanamkan ketakwaan kepada anak-anak kita sejak dini, agar mereka makin memahami isi Al-Qur’an dan menjadi generasi yang berakhlak mulia,” kata Budi.
Menurutnya, pendidikan keagamaan memegang peranan sangat krusial bagi orang tua dalam mencetak individu yang bermoral dan berkarakter kuat.
Sebagai pijakan awal, inisiatif pengentasan buta aksara Al-Qur’an ini sebelumnya telah sukses mencapai 92 persen partisipasi di tingkat SD dan SMP negeri se-Kota Serang.
Keberhasilan masif di ranah pendidikan formal tersebut kini diakselerasi untuk menyentuh rukun warga guna memastikan edukasi spiritual berjalan menyeluruh.
Selain fokus pada pembinaan karakter di masjid, Budi memastikan pihaknya juga tengah mematangkan skema dukungan pendidikan lanjutan bagi generasi muda berprestasi.
“Kami memiliki program satu kelurahan satu sarjana, dan insyaallah tahun depan kita siapkan program satu kelurahan satu dokter,” tuturnya.
Pemenuhan fasilitas publik penunjang pendidikan juga terus diperjuangkan oleh Budi melalui sinergi bersama pemerintah provinsi dan pusat.
Saat ini, pihak eksekutif tengah mengupayakan penyediaan armada bus sekolah gratis serta optimalisasi angkutan massal demi menunjang mobilitas pelajar.
Agenda perluasan edukasi spiritual di Cipocok Jaya ini kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan kitab suci Al-Qur’an secara simbolis kepada pengurus masjid setempat.***






