Banten

Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Tercebur Sumur di Tunjung Teja Serang

×

Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Tercebur Sumur di Tunjung Teja Serang

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan dari Basarnas Banten dan Damkar saat melakukan proses evakuasi korban tercebur sumur di Tunjung Teja, Kabupaten Serang.
Tim SAR gabungan dari Basarnas Banten dan Damkar saat melakukan proses evakuasi korban tercebur sumur di Tunjung Teja, Kabupaten Serang.

KILAS BANTEN – Tim gabungan saat ini tengah berjibaku melakukan evakuasi korban tercebur sumur di Tunjung Teja, Kabupaten Serang, pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Peristiwa ini menimpa Jaya (36), warga Kampung Darul Mawar, RT 013/RW 001, Desa Bojong Pandan.

Pria tersebut dilaporkan terpeleset hingga jatuh ke dalam lubang pembuangan air sekitar pukul 13.08 WIB Jumat 30 Oktober 2026.

Informasi kondisi membahayakan manusia ini pertama kali diteruskan oleh perangkat desa setempat, Thariq Farhan, pada pukul 13.20 WIB.

Merespons laporan darurat tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten langsung menerjunkan lima personel ke lokasi kejadian.

“Begitu menerima laporan, kami langsung memberangkatkan Tim Rescue menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban,” ujar Kasubsie Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto.

Dalam menjalankan operasi penyelamatan vertikal ini, tim penyelamat bergerak cepat dengan membawa peralatan High Angle Rescue Technique (HART) beserta kelengkapan ekstrikasi pendukung lainnya.

Baca Juga  Sah! Adithya Dzakwan Khairullah Resmi Pimpin PMII UIN SMH Banten 2026-2027, Siap Bawa Organisasi Jadi Kiblat di Kota Serang

“Dalam operasi ini, kami juga berkoordinasi dengan unsur terkait, termasuk Damkar Kabupaten Serang, guna mendukung kelancaran proses evakuasi korban tercebur sumur di Tunjung Teja,” jelas Rizky.

Hingga berita ini diturunkan, proses pengangkatan tubuh Jaya dari dalam sumur masih berlangsung dengan pengawasan ketat standar keselamatan tim Search and Rescue (SAR) gabungan.

Operasi evakuasi di ruang terbatas (confined space) seperti sumur selalu membutuhkan keahlian khusus dan kehati-hatian tingkat tinggi.

Minimnya pasokan sirkulasi oksigen serta ancaman endapan gas beracun di dasar sumur mengharuskan setiap petugas menggunakan prosedur tali temali yang presisi agar nyawa korban maupun penyelamat tidak menjadi taruhan.

Basarnas mengimbau masyarakat untuk tidak bertindak gegabah melakukan pertolongan mandiri tanpa alat memadai jika menjumpai insiden serupa.

Warga diminta segera menghubungi layanan darurat Call Center 115 yang beroperasi bebas pulsa.***