Banten

18 Mahasiswa Terbaik Dilepas, UIN SMH Banten Bidik Juara Nasional di OASE III PTKIN 2026

×

18 Mahasiswa Terbaik Dilepas, UIN SMH Banten Bidik Juara Nasional di OASE III PTKIN 2026

Sebarkan artikel ini
Rektor UIN SMH Banten Prof. Muhammad Ishom melepas 18 mahasiswa terbaik yang akan mewakili kampus pada ajang OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Rektor UIN SMH Banten Prof. Muhammad Ishom melepas 18 mahasiswa terbaik yang akan mewakili kampus pada ajang OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

KILAS BANTEN– Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten resmi memberangkatkan 18 mahasiswa terbaik untuk mengikuti Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Tahun 2026.

Kontingen tersebut akan berlaga di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan membawa target meraih prestasi nasional sekaligus mengharumkan nama kampus dan Provinsi Banten.

Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Fakultas Syariah UIN SMH Banten. Rektor UIN SMH Banten, Prof Muhammad Ishom, memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia meminta seluruh peserta tampil maksimal, menjaga kesehatan, serta menjunjung tinggi nama baik almamater selama mengikuti kompetisi.

Menurut Prof. Muhammad Ishom, peluang terbesar UIN SMH Banten untuk meraih prestasi berada pada cabang-cabang berbasis keagamaan. Ia optimistis kemampuan mahasiswa di bidang Al-Qur’an, dakwah, dan kajian Islam mampu bersaing dengan peserta dari PTKIN lain di Indonesia.

“Harapan saya cabang-cabang keagamaan seperti MKQ, Fahmil Qur’an, hingga Da’i dan Da’iyah dapat mendominasi dan meraih juara untuk makin memperkuat Banten sebagai pusat peradaban Islam Nusantara. Seluruh atlet kita adalah murni mahasiswa almamater sendiri. Selamat berjuang, jaga kesehatan, dan pulanglah membawa trofi kemenangan,” ujar Prof. Muhammad Ishom, Rabu (4/11/2026).

Ia menegaskan bahwa OASE bukan sekadar perlombaan untuk mengejar medali. Ajang tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa membuktikan bahwa penguasaan ilmu agama dapat berjalan beriringan dengan pengembangan sains, teknologi, inovasi, dan riset yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat. Acara diawali dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan kontingen. Setelah itu seluruh peserta membacakan ikrar sebagai bentuk komitmen menjaga nama baik kampus selama mengikuti kompetisi nasional. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama pimpinan universitas.

Ketua Kontingen OASE III UIN SMH Banten, Jamaluddin, menjelaskan seluruh mahasiswa yang diberangkatkan telah melewati proses seleksi internal yang ketat. Mereka dipilih berdasarkan kemampuan akademik, prestasi, serta kesiapan mengikuti enam kategori perlombaan dalam ajang OASE III PTKIN 2026.

Baca Juga  FTIK UIN SMH Banten Gebrak Kasemen, Sampah Disulap Jadi Ladang Cuan, Warga Diajak Selamatkan Lingkungan

Optimisme juga disampaikan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Dedi Sunardi. Ia mengatakan UIN SMH Banten telah menetapkan target yang realistis sekaligus menantang.

Kampus menargetkan mampu menembus delapan besar nasional pada cabang Produk Halal dan Pangan, Ekoteologi, serta Energi Terbarukan. Sementara pada cabang Karya Tulis Ilmiah (KTI), Sains, Robotik, dan Musabaqah Fahmil Qur’an, UIN SMH Banten membidik posisi 10 besar nasional.

“Kami sangat optimistis target delapan besar dapat tercapai di cabang unggulan seperti Produk Halal, Ekoteologi, dan Energi Terbarukan, serta masuk 10 besar pada cabang KTI, Sains, dan Robotik. Bagi peserta yang belum lolos finalis jangan patah arang, tetap semangat karena ajang prestasi nasional akan terus berlanjut,” kata Dr. Dedi Sunardi.

Keikutsertaan UIN SMH Banten dalam OASE III PTKIN 2026 menjadi bagian dari upaya kampus meningkatkan kualitas akademik sekaligus memperkuat daya saing mahasiswa di tingkat nasional. Selain mengasah kemampuan ilmiah, ajang ini juga menjadi ruang kolaborasi antarmahasiswa PTKIN dari berbagai daerah di Indonesia.

Daftar Kontingen UIN SMH Banten – OASE III PTKIN 2026

Alya Intan Nabila — Pendidikan Bahasa Arab (PBA)

Ibnu Sabilillah — Pendidikan Agama Islam (PAI)

Muhamad Alif Zibran — Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT)

Eva Hudaevah — Hukum Tata Negara (Siyasah)

Abdul Mu’ti — Ilmu Hadis (ILHA)

Najmatul Aisy — Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)

Ahmad Rifai — Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT)

Ahmad Nur Rafiq — Fisika

Angga Permana — Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT)

Deni Firdaus — Ilmu Hadis (ILHA)

Fauzan Fahd Fadhillah — Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT)

Azuza Evania — Biologi

Anna Pusfita Sari — Kimia

Fadli Hifziansyah — Informatika

Ferdi Ahyana Yusri — Informatika

Humaida Athifah — Informatika

Muhamad Jihad Ardiansyah — Informatika

Muhammad Abdurrahman Hafizhuddin — Informatika.***