Banten

Pesan Menggetarkan Wagub Banten, Dimyati Ingatkan Jabatan Tak Akan Menyelamatkan di Akhirat

×

Pesan Menggetarkan Wagub Banten, Dimyati Ingatkan Jabatan Tak Akan Menyelamatkan di Akhirat

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan tausiah saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar Abuya KH Gomrowi di Pondok Pesantren Daarul Falahiyyah, Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu, 4 November 2026
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan tausiah saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Akbar Abuya KH Gomrowi di Pondok Pesantren Daarul Falahiyyah, Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu, 4 November 2026

KILAS BANTEN – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan jabatan, kekuasaan, maupun kekayaan sebagai tujuan utama dalam kehidupan.

Menurutnya, seluruh pencapaian dunia bersifat sementara dan tidak akan dibawa ketika seseorang meninggal dunia.

Pesan tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Akbar ke-12 Abuya KH Gomrowi bin KH Muhammad di Pondok Pesantren Daarul Falahiyyah, Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu, 4 November 2026.

Di hadapan para jamaah, Dimyati menegaskan bahwa bekal terbaik menuju kehidupan akhirat bukanlah harta ataupun jabatan. Ia menyebut amal saleh, ilmu yang bermanfaat, serta doa dari anak yang saleh dan salehah sebagai amalan yang akan terus mengalir pahalanya.

“Rumah besar tidak terbawa, mobil banyak tidak terbawa, harta berlimpah juga tidak terbawa. Apa yang akan terbawa? Yang terbawa adalah amal saleh, ilmu yang bermanfaat, serta anak yang saleh dan salehah,” ujar Dimyati.

Ia juga menekankan bahwa kedudukan seseorang di sisi Allah SWT tidak diukur dari pangkat maupun jabatan yang dimiliki. Kemuliaan, kata dia, hanya diberikan kepada mereka yang memiliki keimanan, ketakwaan, serta konsisten berbuat kebaikan.

“Bukan yang berpangkat, bukan wakil gubernur yang bisa mendapatkan kemuliaan dari Allah. Namun, yang dimuliakan oleh Allah adalah mereka yang memiliki keimanan dan ketakwaan,” katanya.

Baca Juga  Wabup Tangerang Intan Nurul Hikmah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor di Pameran Nusatic, Nusapet dan Nusahorti 2026

Momentum Maulid Nabi, menurut Dimyati, menjadi kesempatan untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengamalkan nilai-nilai yang beliau ajarkan. Ia mengajak masyarakat menjaga persaudaraan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita umat Islam semuanya bersaudara. Kita sudah diajarkan Rasulullah melalui momentum Maulid ini agar saling mencintai dan bersaudara,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Dimyati juga mengajak masyarakat meneladani perjuangan para ulama, termasuk almarhum Abuya KH Gomrowi, yang dinilai meninggalkan warisan akhlak dan keteladanan bagi umat.

Ia mengingatkan pentingnya menerapkan empat sifat utama Rasulullah SAW, yakni sidik, amanah, fatanah, dan tablig. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman, terutama bagi mereka yang memegang amanah sebagai pemimpin.

“Kalau tidak memiliki sifat sidik, amanah, fatanah, dan tablig seperti yang dicontohkan Rasul, baik sebagai pejabat maupun apa pun, maka akan rusak. Jangankan nanti di akhirat, di dunia saja bisa bermasalah,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Dimyati mengapresiasi penyelenggaraan Maulid Nabi dan Haul Akbar yang dinilai mampu memperkuat wawasan keagamaan, membangun akhlak, serta meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual masyarakat. Menurutnya, masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan memiliki spiritualitas kuat akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kemajuan Provinsi Banten.***

error: