KILAS BANTEN — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur desa melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).
Salah satu proyek prioritas yang tengah dikerjakan adalah pembangunan ruas Jalan Cadasari–Kaduela di Kabupaten Pandeglang.
Proyek ini dikerjakan oleh CV Delta Maputra dengan nilai kontrak Rp7,72 miliar dan waktu pelaksanaan selama 72 hari kalender, mulai 15 Oktober hingga 25 Desember 2025.
Jalan sepanjang 1,7 kilometer dengan lebar 5 meter ini menggunakan konstruksi beton, dan menjadi salah satu jalur penting penghubung antardesa di wilayah tersebut.
Gubernur Banten Andra Soni meninjau langsung pelaksanaan pembangunan di lapangan.
Ia menegaskan bahwa proyek ini memiliki nilai strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
“Jalan ini menghubungkan tiga desa dan menjadi akses vital untuk kegiatan pendidikan dan pertanian. Di sepanjang jalur ini ada sekolah rakyat dan pesantren, jadi manfaatnya akan langsung dirasakan warga,” kata Andra Soni.
Ia menambahkan, pembangunan jalan ini juga menjadi bukti nyata dukungan Pemerintah Provinsi Banten terhadap kemajuan infrastruktur di Kabupaten Pandeglang.
“Sesuai namanya, Bangun Jalan Desa Sejahtera, semoga jalan ini benar-benar membawa kesejahteraan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Kata Andra, pembangunan infrastruktur pedesaan seperti ini bukan hanya memperindah wilayah, tapi juga memperkuat ekonomi rakyat.
“Jalan yang baik membuka akses pendidikan, mempercepat perdagangan hasil pertanian, dan meningkatkan kualitas hidup warga,” tutup Gubernur Andra Soni.
Bupati Pandeglang Dewi Setiani menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten atas perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
“Terima kasih kepada Pak Gubernur Banten yang telah memberikan dukungan penuh. Jalan yang baik akan sangat membantu masyarakat dalam beraktivitas, termasuk anak-anak sekolah dan pelaku usaha kecil,” ujar Dewi.
Menurutnya, pembangunan jalan pedesaan seperti ini memiliki efek langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, karena memperlancar distribusi hasil pertanian dan akses ke fasilitas publik.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan menyebutkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan seluruh tahapan teknis agar proyek berjalan tepat waktu.
“Pembangunan jalan ini sudah dimulai bulan Oktober. Panjang jalan 1,7 kilometer, lebar 5 meter, dengan struktur beton. Kami mohon dukungan masyarakat agar pelaksanaan di lapangan berjalan lancar,” kata Arlan.
Ia menambahkan bahwa program Bangun Jalan Desa Sejahtera menjadi wujud nyata komitmen Pemprov Banten untuk membuka akses antarwilayah pedesaan dan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh kabupaten/kota.
“Program ini tidak hanya soal membangun jalan, tapi juga membuka peluang ekonomi, memperlancar akses pendidikan, dan menghubungkan potensi desa agar bisa tumbuh bersama,” ujarnya.
Melalui program Bang Andra, Pemprov Banten menargetkan percepatan konektivitas jalan antarwilayah yang selama ini menjadi kendala utama aktivitas warga.
Jalan Cadasari–Kaduela diharapkan menjadi contoh sinergi pemerintah dalam membangun desa mandiri dan produktif.

