Serang

Pasca Peresmian, Pemkot Serang Fokus Benahi Manajemen Pengunjung Royal Baroe

Pemkot Serang Royal Baroe
Pemkot Serang Royal Baroe

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang langsung bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh usai peluncuran kawasan Royal Baroe.

Fokus utama pemerintah kini tertuju pada pembenahan manajemen pengunjung guna menjaga ketertiban dan kenyamanan di ikon baru Kota Serang tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, memimpin langsung rapat evaluasi di lokasi pada Minggu 28 Desember 2025 malam.

Langkah ini diambil setelah ditemukannya sejumlah fasilitas umum yang rusak dan masalah kebersihan akibat membludaknya pengunjung.

Nanang menegaskan bahwa manajemen pengunjung menjadi prioritas mendesak.

Perubahan APBD Kota Serang 2026, Budi Rustandi Dorong Belanja Lebih Tepat Sasaran

Hal ini penting agar antusiasme masyarakat yang tinggi tidak justru merusak estetika kawasan yang baru saja ditata menggunakan anggaran pajak daerah tersebut.

“Ini menunjukkan bahwa perubahan mindset masyarakat untuk menjaga properti publik masih perlu terus disosialisasikan. Pembangunan ini menggunakan uang rakyat dari pajak, sehingga harus dijaga bersama,” ujar Nanang.

Sebagai langkah konkret pembenahan manajemen pengunjung, Pemkot Serang akan memberlakukan pembatasan akses kendaraan.

Nanang menjelaskan bahwa pengaturan jam operasional ini bertujuan memberikan ruang gerak yang leluasa bagi pejalan kaki.

Nantinya, kendaraan bermotor dilarang melintas di sepanjang jalan Royal Baroe mulai sore hingga malam hari.

Revisi Perda PUK Kota Serang Belum Dibahas, Pansus Siapkan Konsultasi ke Dua Kementerian

“Sepanjang jalan Royal Baroe nantinya tidak ada kendaraan pada jam tertentu. Kendaraan tidak boleh masuk mulai pukul 16.00 WIB sampai 22.00 WIB, agar pengunjung bisa menikmati kawasan dengan berjalan kaki,” terangnya.

Optimalkan Petugas Kebersihan

Selain rekayasa lalu lintas, manajemen kebersihan juga diperketat.

Pemkot Serang telah menyiagakan 18 personel kebersihan yang dibagi dalam tiga sif kerja, serta menyediakan 38 titik tempat sampah.

Nanang berharap dengan perbaikan sistem manajemen ini, masyarakat dapat lebih tertib.

ASN Pemkab Serang Tumpah Ruah, Lomba HUT ke-81 RI Berlangsung Meriah, Perkuat Kekompakan dan Sinergi Antar-OPD

Ia mengakui bahwa kunjungan wisatawan sangat tinggi, tidak hanya dari dalam kota tetapi juga dari luar daerah seperti Pandeglang dan Lebak.

“Secara umum kondisi kebersihan saat ini sudah jauh lebih baik. Namun karena momen launching, masih ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Mungkin ini masih hal baru bagi sebagian masyarakat,” pungkasnya.***

× Advertisement
× Advertisement