KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Serang, bersama dengan Pemprov Banten, Bank Indonesia (BI), dan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), telah melaksanakan sosialisasi untuk mengendalikan inflasi pangan melalui program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).
Program ini merupakan inisiatif dari BI untuk menekan kenaikan harga pangan yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat dan meningkatkan biaya hidup.
Kepala Perwakilan BI Banten, Ameriza M. Moesa, bersama Deputi Hario K. Pamungkas, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait hadir dalam acara ini.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Tim Teknis Sekolah Lapang, Tim Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) dari BPTPHP Provinsi Banten, dan Dinas Pertanian Kota Serang turut mendukung pelaksanaan kegiatan.
Sebanyak 28 anggota Kelompok Tani (Poktan) Sumber Jaya juga berpartisipasi.
Salah satu kegiatan yang diadakan adalah sosialisasi mengenai pengaplikasian Trichokompos pada lahan pertanian, yang disampaikan kepada Poktan Sumber Jaya.
Trichokompos adalah pupuk organik yang membantu meningkatkan kualitas tanah dan mencegah infeksi jamur pada tanaman.
Kegiatan ini merupakan bagian dari jadwal yang telah disusun sebelumnya, dengan dukungan Tim Teknis Kelompok 1 dan 3 (TTK1 dan TTK3).
Kabid Pertanian Kota Serang, Andriyani, membuka acara tersebut dan menyampaikan petani peserta sekolah lapang telah dibagi menjadi empat kelompok dan menandatangani kontrak belajar.
“Pre-test dilakukan untuk mengukur pemahaman awal petani terkait materi yang akan disampaikan, dan post-test dilakukan sebagai tolak ukur keberhasilan pembelajaran,” jelasnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya

















