KILAS BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten mulai serius mendorong pengolahan sampah berbasis energi melalui pembangunan PSEL atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik di sejumlah wilayah strategis. Langkah ini digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat setiap tahun di kawasan perkotaan.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, proyek PSEL akan difokuskan di wilayah Tangerang Raya dan Serang Raya. Program tersebut juga telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat.
Pernyataan itu disampaikan Andra Soni saat menerima kunjungan praktisi pengolahan sampah dari PT Solusindo Sampah Energi di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Provinsi Banten mendapatkan komitmen dari pemerintah pusat untuk PSEL di Tangerang Raya dan Serang Raya,” ujar Andra Soni, Minggu, 10 Mei 2026.
Menurut Andra, pembangunan fasilitas pengolahan sampah modern menjadi kebutuhan mendesak. Pasalnya, volume sampah di sejumlah daerah terus mengalami peningkatan, terutama di kawasan Tangerang Raya yang menjadi pusat pertumbuhan penduduk dan industri.
Ia menjelaskan, rencana pembangunan PSEL di Tangerang Raya kini mengalami penyesuaian. Pemerintah mempertimbangkan kapasitas pengolahan sampah yang lebih besar agar mampu menjawab kebutuhan jangka panjang.
Pemprov Banten bahkan merencanakan pembagian lokasi pengolahan sampah menjadi dua titik. Salah satu lokasi direncanakan berada di Kota Tangerang Selatan.
“Karena pertimbangan ke depan, Kabupaten Tangerang juga ingin punya PSEL sendiri,” katanya.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















