KILAS BANTEN – Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan pentingnya data yang akurat dan detail dalam menentukan arah pembangunan daerah. Karena itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Banten memperkuat kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) melalui forum diskusi rutin setiap bulan.
Permintaan tersebut disampaikan Dimyati saat menerima kunjungan Kepala BPS Provinsi Banten, Yusniar Juliana, bersama jajaran di lingkungan Pemprov Banten.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Dimyati, data statistik tidak cukup hanya disampaikan dalam bentuk gambaran umum seperti laporan triwulan. Pemerintah daerah membutuhkan data yang lebih rinci agar mampu membaca kondisi riil masyarakat secara menyeluruh.
“Kalau yang disampaikan BPS dalam setiap rilis triwulan itu kan hanya data gambaran umum, tapi di diskusi itu saya minta disampaikan secara terperinci,” kata Dimyati, Minggu, 10 Mei 2026.
Ia menjelaskan, data yang detail sangat penting untuk menentukan sektor prioritas yang membutuhkan penanganan cepat maupun program pembangunan jangka panjang.
Menurutnya, pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan laporan administratif dalam mengambil kebijakan. Data yang digunakan harus benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat.
“Sehingga kita bisa memilih, sektor mana yang membutuhkan penanganan cepat dan sektor mana saja yang butuh penanganan berkelanjutan,” ujarnya.
Dimyati menilai sinkronisasi data menjadi kebutuhan mendesak di tengah tantangan ekonomi global dan keterbatasan anggaran daerah. Ia mengatakan setiap kepala daerah saat ini dituntut mampu menyusun program yang tepat sasaran sesuai kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















