Ia juga memastikan kerahasiaan data masyarakat akan tetap dijaga sesuai aturan yang berlaku.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena kerahasiaan data itu akan terjamin,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Banten, Yusniar Juliana, menyambut positif usulan pertemuan rutin antara BPS dan Pemprov Banten.
Menurut Yusniar, komunikasi yang intens akan memperkuat implementasi program Satu Data Indonesia sekaligus membantu pemerintah daerah menyusun kebijakan yang lebih akurat dan terukur.
“BPS itu seperti kompas, di mana ia harus bisa memberikan akurasi data yang kuat,” kata Yusniar.
Ia menilai sinkronisasi data antara pemerintah daerah dan BPS menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas pembangunan di Provinsi Banten.
Karena itu, pihaknya siap mendukung langkah Pemprov Banten dalam membangun sistem data yang lebih detail, modern, dan terintegrasi.
“Maka dari itu, ketika ada ide untuk dilakukan pertemuan rutin kami sangat menyambut baik,” ujarnya.
Penguatan kolaborasi antara Pemprov Banten dan BPS dinilai menjadi langkah penting agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan data yang akurat dan valid, pemerintah diharapkan mampu menyusun program yang lebih efektif, efisien, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga Banten.***
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
















