Banjir Tak Pernah Usai, DPRD dan Pemkab Serang Didorong Putus Siklus Tahunan dengan Solusi Permanen

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin saat menyampaikan pandangan terkait penanganan banjir dalam rapat bersama Pemkab Serang.

i

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin saat menyampaikan pandangan terkait penanganan banjir dalam rapat bersama Pemkab Serang.

 

“Banjir ini mencerminkan persoalan struktural. Penanganannya tidak bisa parsial dan harus melibatkan semua pihak sesuai kewenangannya,” kata Lutfi.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan kajian Ruang Nalar, wilayah rawan banjir di Kabupaten Serang terbagi ke dalam tiga zona utama. Zona barat, yang meliputi Anyar, Cinangka, dan Padarincang, kerap terdampak banjir bandang akibat luapan sungai kecil serta aliran air dari kawasan perbukitan.

 

Zona tengah dan timur, seperti Kibin, Cikande, Kragilan, Ciruas, Kopo, dan Jawilan, lebih sering mengalami banjir akibat meluapnya Sungai Ciujung dan Sungai Cidurian. Di wilayah ini, kondisi tanggul sungai dinilai belum sepenuhnya mampu menahan debit air saat hujan lebat.

Baca Juga  Kirab Budaya Lintas Iman Satukan Ramadan 1447 H dan Imlek 2577 di Royal Baroe, FKUB Ajak Warga Kota Serang Ramaikan

 

Sementara itu, zona utara yang mencakup Pontang, Tirtayasa, Lebakwangi, Binuang, dan Carenang, menghadapi banjir kiriman yang diperparah oleh fenomena pasang air laut.

 

Lutfi menjelaskan, kompleksitas persoalan banjir tersebut menunjukkan keterlibatan tiga tingkatan pemerintahan. Pemerintah pusat memiliki kewenangan pada pengelolaan sungai besar melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian. Pemerintah Provinsi Banten berperan dalam pengelolaan drainase jalan provinsi serta pengendalian tata ruang. Sementara Pemerintah Kabupaten Serang bertanggung jawab atas drainase lingkungan dan kawasan permukiman.

 

“Keterbatasan anggaran daerah membuat dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi menjadi sangat penting. Tanpa kolaborasi lintas pemerintahan, solusi permanen akan sulit diwujudkan,” ujar Lutfi.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
PCNU Kota Serang dan UIN Banten di Pelatihan Kepeloporan Moderasi Beragama, Siapkan Generasi Muda soal Tantangan Digital dan Ancaman Radikalisme
Sosialisasi PBB-P2 di Desa Tirtayasa, Bapenda Kabupaten Serang Dorong Kesadaran Pajak Masyarakat
Banjir kembali melanda Kabupaten Serang akibat hujan deras. DPRD dan Pemkab Serang didesak meninggalkan pola penanganan darurat dan segera menghadirkan solusi permanen melalui penguatan infrastruktur, tata kelola wilayah, dan kolaborasi lintas pemerintah.

Berita Terkait

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

-

Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman

Berita Terbaru