Banjir Tak Pernah Usai, DPRD dan Pemkab Serang Didorong Putus Siklus Tahunan dengan Solusi Permanen

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin saat menyampaikan pandangan terkait penanganan banjir dalam rapat bersama Pemkab Serang.

i

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin saat menyampaikan pandangan terkait penanganan banjir dalam rapat bersama Pemkab Serang.

 

Azwar mengakui bantuan bagi korban banjir tetap dibutuhkan untuk meringankan beban masyarakat dalam kondisi darurat. Namun, ia menekankan bahwa upaya pencegahan jauh lebih penting agar kerugian yang sama tidak terus terulang dari tahun ke tahun.

 

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mencontohkan Kecamatan Cikande sebagai salah satu wilayah yang memerlukan perhatian khusus. Menurutnya, pembangunan tanggul dan infrastruktur pengendali banjir harus menjadi prioritas. Selain itu, distribusi bantuan bagi warga terdampak juga perlu dievaluasi agar lebih merata dan tepat sasaran.

 

“Penanganan fisik harus memiliki arah yang jelas. Di beberapa desa, seperti Songgom Jaya, bantuan belum sepenuhnya dirasakan semua warga terdampak. Ini harus menjadi bahan evaluasi bersama,” kata dia.

Baca Juga  Walikota Serang Turun Tangan Atasi Macet di Kaujon, Jalan Simpang Baru Siap Dibangun

 

Selain infrastruktur, DPRD juga menyoroti kesiapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Serang. Azwar menilai keterbatasan peralatan dan dukungan anggaran berpotensi menghambat respons cepat di lapangan, meskipun kesiapan personel dinilai cukup baik.

 

“Personel mungkin siap, tetapi jika peralatannya terbatas, penanganan di lapangan tidak akan maksimal. Penguatan BPBD harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

 

Persoalan banjir di Kabupaten Serang juga mendapat sorotan dari kalangan masyarakat sipil. Koordinator Perkumpulan Pemuda dan Mahasiswa Ruang Nalar, Muhamad Lutfi, menilai banjir tidak bisa dipahami hanya sebagai bencana alam musiman. Ia melihat persoalan ini berkaitan erat dengan tata kelola wilayah dan pembagian kewenangan yang belum berjalan optimal.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman
Senyap di Sore Hari, Motor Warga Komplek Tembong Kota Serang Indah Disikat, Perempuan Misterius Jadi Sorotan Polisi
PCNU Kota Serang dan UIN Banten di Pelatihan Kepeloporan Moderasi Beragama, Siapkan Generasi Muda soal Tantangan Digital dan Ancaman Radikalisme
Sosialisasi PBB-P2 di Desa Tirtayasa, Bapenda Kabupaten Serang Dorong Kesadaran Pajak Masyarakat
Banjir kembali melanda Kabupaten Serang akibat hujan deras. DPRD dan Pemkab Serang didesak meninggalkan pola penanganan darurat dan segera menghadirkan solusi permanen melalui penguatan infrastruktur, tata kelola wilayah, dan kolaborasi lintas pemerintah.

Berita Terkait

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

-

Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah

-

Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana

-

Gelombang Soliditas NU Menggema di Kota Serang, Halalbihalal 2026 Tegaskan Kekuatan Akar Rumput di Tengah Arus Zaman

Berita Terbaru