Banjir Berulang dan Kebijakan Berubah, Dewan Ahmad Muhibbin Dorong Pemkab Serang Ubah Pola Penanganan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, menilai banjir yang terus berulang menjadi bukti bahwa kebijakan penanganan selama ini belum menyentuh akar persoalan, Selasa, 13 Januari 2026

i

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, menilai banjir yang terus berulang menjadi bukti bahwa kebijakan penanganan selama ini belum menyentuh akar persoalan, Selasa, 13 Januari 2026

KILAS BANTEN – Banjir yang kembali melanda Kabupaten Serang memicu sorotan dari kalangan legislatif. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang, Ahmad Muhibbin, menilai banjir yang terus berulang menjadi bukti bahwa kebijakan penanganan selama ini belum menyentuh akar persoalan. Ia mendorong perubahan total pendekatan pemerintah daerah dalam menghadapi risiko banjir.

 

Ahmad Muhibbin menjelaskan, Kabupaten Serang memiliki kondisi geografis yang tidak sederhana. Wilayah ini mencakup kawasan pesisir, dataran rendah, daerah aliran sungai, rawa, serta lahan pertanian teknis. Kombinasi bentang alam tersebut membuat Kabupaten Serang sangat rentan terhadap banjir, terutama ketika hujan deras terjadi bersamaan dengan pasang air laut.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia mengingatkan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah memprediksi curah hujan di wilayah Banten berada pada kategori tinggi hingga sangat tinggi. Pada puncak musim hujan, potensi curah hujan bulanan bahkan dapat melampaui 300 milimeter. Kondisi ini, menurutnya, seharusnya menjadi dasar perencanaan yang serius, bukan sekadar catatan tahunan.

Baca Juga  Didampingi Kejaksaan, Pemkot Serang Finalisasi Pemutusan MoU Pasar Rau Kota Serang

 

Data kejadian banjir memperkuat peringatan tersebut. Pada akhir Desember 2025, banjir tercatat melanda sedikitnya sembilan kecamatan di Kabupaten Serang. Belum genap sebulan, banjir kembali muncul di sejumlah titik pada awal Januari 2026. Pola ini menunjukkan bahwa banjir bukan peristiwa kebetulan, melainkan kejadian berulang yang dapat dipetakan dan diprediksi.

 

“Risiko hidrometeorologi ini tidak bisa lagi direspons secara reaktif. Kabupaten Serang membutuhkan perencanaan jangka panjang yang berbasis peta risiko dan data,” ujar Muhibbin, Selasa, 13 Januari 2026.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif
Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025
Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional
Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu
ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan
Pengurus Baru ISNU Kota Serang Dilantik, Perkuat SDM dan Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Tanpa Bebani APBD, Wali Kota Serang Lantik Satgas Serang Mengaji Gandeng BWA
Dapat 181 Ribu Mentions, Wali Kota Serang Budi Rustandi Tempati Peringkat 1 Kepala Daerah Terpopuler Banten
Banjir kembali melanda Kabupaten Serang. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Serang Ahmad Muhibbin menilai banjir berulang menandakan kegagalan kebijakan lama dan mendesak perubahan ke arah pencegahan berbasis risiko.

Berita Terkait

-

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif

-

Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025

-

Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional

-

Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu

-

ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru