KILAS BANTEN – Rapat Koordinasi Nasional Pendidikan Islam Tingkat Pendidikan Tinggi resmi digelar di Jakarta pada 9–11 Februari 2026. Agenda nasional yang diinisiasi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia ini menjadi forum strategis dalam menentukan arah kebijakan pendidikan Islam, khususnya pada jenjang perguruan tinggi. Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof Muhammad Ishom, hadir langsung dan terlibat aktif dalam pembahasan.
Rakornas tersebut mempertemukan para rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, pimpinan Koordinator Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta, pimpinan Ma’had Aly, serta perwakilan perguruan tinggi umum. Forum ini dirancang sebagai ruang koordinasi nasional untuk menyatukan langkah dan kebijakan dalam memperkuat sistem pendidikan Islam secara menyeluruh.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah pejabat tinggi Kementerian Agama turut hadir, di antaranya Sekretaris Jenderal Kemenag RI, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, serta jajaran direktur di lingkungan Ditjen Pendidikan Islam. Kehadiran para pengambil kebijakan ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam mendorong peningkatan mutu tata kelola dan kualitas pendidikan Islam agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Prof Muhammad Ishom menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakornas tersebut.
Menurutnya, forum ini memiliki posisi strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi Islam.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















