DPRD Kabupaten Serang Pasang Target Tinggi PAD 2026, Industri dan Pajak Kendaraan Jadi Kunci Lonjakan Pendapatan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi III DPRD Kabupaten Serang saat melakukan kunjungan dan dialog dengan pelaku industri guna mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah

i

Komisi III DPRD Kabupaten Serang saat melakukan kunjungan dan dialog dengan pelaku industri guna mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah

KILAS BANTEN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Serang mulai memperketat pengawasan terhadap Pendapatan Asli Daerah. Komisi III DPRD menjadikan realisasi PAD 2025 sebagai bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk membidik target yang lebih tinggi pada 2026. Fokus utama diarahkan pada sektor industri, optimalisasi pajak daerah, serta penguatan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi PPP, Asep Gunawan Kartoba, menegaskan bahwa peningkatan PAD menjadi prioritas utama komisinya. Komisi III membidangi perekonomian dan pendapatan daerah, sehingga memiliki tanggung jawab langsung dalam mendorong kemandirian fiskal Kabupaten Serang.

Menurut Asep, Kabupaten Serang memiliki potensi PAD yang besar. Namun, potensi tersebut belum tergarap secara maksimal. Karena itu, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan agar sumber pendapatan daerah dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.

Sepanjang 2025, Komisi III aktif menjalin koordinasi dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui komunikasi dengan DPRD kabupaten dan kota se-Banten. Langkah ini dilakukan untuk bertukar gagasan dan pengalaman terkait sektor-sektor potensial yang bisa dikembangkan sebagai sumber PAD baru.

“Kami saling berbagi pengalaman. Tujuannya agar sektor yang belum tergarap di Kabupaten Serang bisa dioptimalkan,” ujar Asep, Selasa, 6 Januari 2026.

Selain koordinasi antardaerah, Komisi III juga melakukan kunjungan langsung ke lapangan. Kunjungan tersebut menyasar kawasan industri di wilayah Serang Timur dan Serang Barat. Dalam agenda itu, DPRD berdialog langsung dengan pihak perusahaan untuk menyerap keluhan, mendengar aspirasi, sekaligus mendorong kepatuhan terhadap kewajiban pajak.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang
Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Kota Serang: Kembali ke Khittah dan Perkuat Solidaritas di Tengah Tekanan Global
PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian
Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin
DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap
Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama
Dijanjikan Kerja di Turki, PMI Asal Lebak Wangi Serang Justru Terlantar di Irak dengan Luka Parah
Siltap 2026 Ngebut Cair, Perangkat Desa Jawilan Bongkar Bukti Janji Bupati Serang Tak Sekadar Wacana
DPRD Kabupaten Serang menyoroti PAD 2025 sebagai evaluasi menuju target lebih tinggi pada 2026. Komisi III fokus mengoptimalkan sektor industri, pajak daerah, dan pajak kendaraan bermotor demi mendongkrak pendapatan

Berita Terkait

-

Akhir Penantian 30 Tahun, Jembatan Mekarsari Segera Dibangun, Dewan Muhibbin: Dongkrak Ekonomi Warga Kabupaten Serang

-

PHK Sepihak dan THR Tak Dibayar, PT Asietex Disorot: Mediasi Mandek, Buruh Tuntut Kepastian

-

Pembahasan LKPJ Bupati Serang 2025 Mandek, OPD Dituding Dewan Tak Disiplin

-

DPRD Kabupaten Serang Bongkar Bahaya PMI Ilegal, Warga Diingatkan, Jangan Tergiur Jalur Gelap

-

Alun-Alun Cinangka Berubah Jadi Hutan Liar, DPUPR Kabupaten Serang Bongkar Penyebab Utama

Berita Terbaru