Wahyudi menegaskan proses Pra-SPMB tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan sekolah atau pejabat tertentu dengan janji dapat membantu meloloskan calon siswa melalui jalur khusus.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Seluruh proses Pra-SPMB tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta lebih waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan sekolah maupun pihak tertentu dengan janji dapat membantu meloloskan peserta didik melalui jalur tertentu,” tegasnya.
Menurut Wahyudi, praktik pungli dan percaloan bukan hanya merugikan masyarakat secara materi. Praktik tersebut juga mencederai prinsip keadilan dalam dunia pendidikan. Pemkot Tangerang memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran yang ditemukan selama proses penerimaan siswa baru berlangsung.
Selain fokus pada pencegahan pungli, Dinas Pendidikan Kota Tangerang juga mengingatkan masyarakat untuk teliti saat menginput data pendaftaran. Orang tua dan calon peserta didik diminta memastikan seluruh dokumen yang diunggah sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Kesalahan data masih menjadi salah satu kendala yang kerap muncul dalam proses administrasi penerimaan siswa baru. Karena itu, masyarakat diminta memeriksa kembali seluruh berkas sebelum dikirim ke sistem pendaftaran agar proses verifikasi berjalan lancar.
Dinas Pendidikan juga memastikan petugas helpdesk siap memberikan pendampingan kepada masyarakat yang mengalami kendala selama proses Pra-SPMB berlangsung. Pemerintah berharap layanan tersebut dapat membantu warga memperoleh informasi resmi dan menghindari informasi menyesatkan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















