KILAS BANTEN – Perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2577/2026 di Vihara Metta Serang, Kota Serang, Selasa, 3 Maret 2026, berlangsung meriah dan penuh nuansa persaudaraan. Kehadiran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang dan perwakilan Komunitas GUSDURian Serang Raya menjadi momen penting dalam agenda tersebut. Kehadiran lintas agama ini menegaskan komitmen bersama menjaga toleransi di Kota Serang.
Pemuka Agama Buddha Vihara Metta Serang, Romo Yurri Sugiharto, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi FKUB dalam perayaan Cap Go Meh tahun ini. Ia menilai kehadiran tersebut sebagai langkah bersejarah bagi hubungan antarumat beragama di daerah.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami dari Vihara Metta hari ini mengadakan acara Cap Go Meh Imlek 2577/2026. Baru sekali ini FKUB Kota Serang menghadiri acara Cap Go Meh bersama. Kami merasa sangat senang. Terasa sekali persaudaraan dan kerukunan di Kota Serang ini,” ujar Romo Yurri.
Menurutnya, kehadiran FKUB dan elemen masyarakat lintas agama memberi energi positif bagi umat Buddha yang merayakan. Ia berharap kebersamaan itu terus berlanjut pada perayaan-perayaan berikutnya.
“Semoga tahun-tahun berikutnya kita bisa kembali melaksanakan acara Imlek dan Cap Go Meh ini bersama-sama dengan FKUB Kota Serang. Dengan begitu hubungan kita semua semakin erat,” katanya.
Cap Go Meh merupakan puncak rangkaian Tahun Baru Imlek yang dirayakan pada hari ke-15 setelah Imlek. Tradisi ini menjadi momen doa, refleksi, dan ungkapan syukur bagi umat Buddha dan masyarakat Tionghoa. Di Kota Serang, perayaan ini juga menjadi ruang interaksi sosial lintas agama.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















