Antusiasme warga terhadap keberadaan alun-alun baru itu disebut sangat tinggi. Bahkan, setiap akhir pekan kawasan tersebut dipadati pengunjung dari berbagai wilayah di Tangerang Selatan.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah fasilitasnya sudah lengkap, anak-anak juga sudah bisa bermain di sana. Respons masyarakat sangat baik, bahkan saat akhir pekan pengunjungnya penuh sekali,” katanya.
Kehadiran Alun-alun Pondok Ranji dinilai menjadi solusi di tengah kebutuhan masyarakat perkotaan terhadap ruang publik yang aman dan nyaman. Di kawasan perkotaan yang padat permukiman, keberadaan ruang terbuka hijau memiliki peran penting untuk mendukung kualitas hidup warga.
Selain menjadi tempat rekreasi murah bagi keluarga, ruang publik seperti alun-alun juga dapat memperkuat interaksi sosial masyarakat. Warga memiliki tempat untuk bertemu, beraktivitas, hingga membangun hubungan sosial yang lebih sehat.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan menilai pemanfaatan lahan terbengkalai menjadi ruang publik produktif merupakan langkah strategis dalam pembangunan kota modern. Penataan kawasan tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga mengurangi titik kumuh yang sebelumnya kurang termanfaatkan.
Pemkot Tangsel memastikan pengembangan kawasan Alun-alun Pondok Ranji masih akan terus dilakukan. Sejumlah penambahan fasilitas dan penyempurnaan area akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kalau masih ada kekurangan nanti kita tambah sedikit demi sedikit. Yang penting ini bisa dimanfaatkan masyarakat,” ucap Pilar.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















