Menurutnya, Muhammadiyah harus hadir dengan solusi konkret. Program yang disusun tidak boleh berhenti pada tataran wacana, tetapi harus menjawab kebutuhan riil masyarakat Kota Serang. Karena itu, ia meminta seluruh unsur persyarikatan aktif berkontribusi dan menjaga soliditas organisasi.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat kerja ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia. Kehadiran unsur pemerintah daerah menunjukkan eratnya hubungan kemitraan antara Muhammadiyah dan Pemerintah Kota Serang dalam mendukung agenda pembangunan.
Dalam sambutannya, Nur Agis Aulia mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah yang selama ini dinilai konsisten mendukung program pemerintah. Ia menyebut peran Muhammadiyah sejalan dengan kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
“Muhammadiyah turut mendukung program pemerintah pusat, salah satunya program Makan Bergizi Gratis,” kata Agis.
Agis menjelaskan Pemerintah Kota Serang rutin mengikuti rapat koordinasi mingguan secara daring bersama pemerintah pusat. Rapat tersebut membahas berbagai program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih.
“Alhamdulillah, di Kota Serang seluruh program itu sudah berjalan,” ujarnya.
Ia berharap Muhammadiyah terus menjadi mitra strategis pemerintah, terutama dalam menjangkau masyarakat di tingkat akar rumput. Menurut Agis, organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam memperkuat partisipasi publik dan memastikan program pemerintah berjalan efektif.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya

















