KILAS BANTEN – Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Nikomas Gemilang memperkuat barisan internalnya. Organisasi ini menggelar pelatihan peningkatan sumber daya manusia (SDM) bagi pengurus dan perwakilan anggota di Vila Wima Musro, Anyer, pada 15–16 Februari 2026. Agenda ini menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan dunia kerja yang kian dinamis, khususnya di PT Nikomas Gemilang.
Kegiatan tersebut dirancang sebagai program prioritas organisasi. Pengurus tidak ingin pelatihan hanya menjadi agenda seremonial. Mereka menjadikannya sebagai kewajiban organisasi dalam memberikan pendidikan dan pembekalan kepada seluruh jajaran kepengurusan.
Ketua KSPN Nikomas Gemilang, Eli Rakhmat, menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi kebutuhan mendesak. Ia melihat dinamika hubungan industrial semakin kompleks. Karena itu, pengurus harus memiliki kemampuan, pengetahuan, dan strategi yang kuat.
“Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mencerdaskan dan meningkatkan keterampilan seluruh pengurus dan perwakilan keanggotaan. Tantangan ke depan di dunia kerja, khususnya di PT Nikomas Gemilang, tidak ringan,” ujar Eli, Selasa, 17 Februari 2026.
Eli memastikan pelatihan tersebut bukan kegiatan simbolik. Ia menyebut organisasi menjalankan fungsi edukasi secara nyata dan berkelanjutan. Menurutnya, serikat pekerja wajib membekali pengurus dengan pemahaman regulasi ketenagakerjaan, kemampuan komunikasi, serta strategi advokasi.
Ia juga menaruh perhatian pada soliditas internal. “Kami ingin menambah kesolidan dan kekompakan pengurus dalam menjaga citra KSPN Nikomas Gemilang di lingkungan perusahaan,” katanya.
Pelatihan ini turut dihadiri Ketua DPW FKSPN Banten, Agus Budiarso, S.H., M.H. Ia menilai kegiatan semacam ini harus dilakukan secara rutin. Menurutnya, pendidikan pengurus merupakan fondasi utama organisasi serikat pekerja yang kuat dan profesional.
“Ini adalah kewajiban organisasi. Edukasi kepada pengurus tidak bisa ditunda. Dengan pelatihan seperti ini, kita bisa menciptakan kader KSPN yang militan dan loyal terhadap organisasi,” ujar Agus.
Ia menambahkan, serikat pekerja kerap menghadapi tekanan eksternal. Tantangan bisa datang dalam berbagai bentuk. Karena itu, organisasi harus membangun kader yang tangguh secara mental dan matang dalam pemahaman organisasi.
“Ketika ada guncangan dan cercaan dari luar, kader KSPN harus tetap tangguh dan berdiri kuat bersama organisasi,” tegasnya.
Bendahara KSPN Nikomas Gemilang, Samsul Bahri, memandang pelatihan ini sebagai bentuk tanggung jawab organisasi kepada seluruh pengurus. Ia menilai peningkatan kualitas SDM adalah investasi jangka panjang bagi keberlanjutan organisasi.
Menurutnya, perubahan kebijakan, dinamika perusahaan, serta perkembangan industri menuntut kesiapan pengurus. Organisasi tidak boleh lengah menghadapi perubahan tersebut.
“Kita harus siap menghadapi berbagai guncangan. Karena itu, pendidikan dan pelatihan menjadi kebutuhan mendesak,” ujar Samsul.
Ia memastikan program peningkatan SDM akan terus berlanjut. Ke depan, KSPN Nikomas Gemilang berencana menghadirkan pemateri dengan tema-tema terbaru yang relevan dengan perkembangan kebutuhan organisasi. Langkah ini diharapkan mampu menyelaraskan strategi organisasi dengan dinamika dunia kerja.
Pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola internal yang profesional. Pengurus yang terlatih diharapkan mampu menjalankan fungsi advokasi, komunikasi, dan negosiasi secara efektif. Dengan demikian, organisasi dapat menjaga kepercayaan anggota sekaligus memperkuat posisinya di lingkungan perusahaan.
KSPN Nikomas Gemilang menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memperjuangkan hak pekerja, tetapi juga membangun kapasitas anggotanya. Penguatan SDM dinilai sebagai kunci menjaga eksistensi organisasi di tengah perubahan industri yang cepat.
Melalui pelatihan ini, KSPN Nikomas Gemilang mengirim pesan tegas bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi prioritas utama. Organisasi ingin memastikan setiap pengurus mampu menjawab tantangan hubungan industrial secara profesional, terukur, dan bertanggung jawab.

