Waspada! Modus Penipuan Berkedok Ajudan Pejabat di Kabupaten Tangerang Makin Marak

Senin, 4 November 2024 - 16:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspada Penipuan

i

Waspada Penipuan

KILAS BANTEN – Pemerintah Kabupaten Tangerang memperingatkan warga soal maraknya penipuan yang menggunakan nama Aparat Pemkab Tangerang.

Para pelaku berpura-pura sebagai pejabat atau ajudan untuk meminta sejumlah uang. Modus ini berpotensi merugikan masyarakat yang lengah.

Pj Sekda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menyoroti bahwa pelaku sering kali menggunakan platform media sosial, SMS, hingga WhatsApp untuk mendekati korban.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksinya, pelaku mengatasnamakan Ajudan Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang dan memanfaatkan berbagai alasan untuk meminta transfer dana.

“Hati-hati dengan aksi penipuan via SMS, WhatsApp, atau media sosial lainnya yang mengatasnamakan Ajudan Pj Sekda untuk melakukan transfer dengan alasan apapun,” tegas Soma.

Baca Juga  ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan

Masyarakat Kabupaten Tangerang diminta tidak langsung percaya jika menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat daerah.

Pesan-pesan tersebut kerap menggunakan alasan darurat atau kebutuhan mendesak agar korban segera mengirim uang.

Padahal, ini hanyalah upaya licik untuk meraup keuntungan dari ketidaktahuan masyarakat.

Langkah-langkah Cegah Penipuan: Tips Penting untuk Masyarakat Tangerang

1. Verifikasi Identitas Pengirim – Pastikan siapa yang menghubungi Anda. Jika perlu, lakukan konfirmasi langsung ke instansi terkait.

2. Jangan Terburu-buru Mengirim Uang – Waspadai pesan yang memaksa Anda melakukan transfer secara mendadak dengan alasan darurat.

3. Laporkan Jika Menerima Pesan Mencurigakan – Pemerintah menyediakan saluran pengaduan. Segera laporkan pesan yang dirasa janggal agar tindakan penegakan hukum bisa dilakukan.

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan
PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru
48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak
Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis
Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar
Pelajar Baros Dibekali Literasi Politik, KPU Kabupaten Serang Edukasi Lawan Hoaks Pemilu
Pembangunan PSEL Kota Serang Ditarget Rampung 2028, Pemkot Kebut Pembebasan Lahan 5 Hektar
Pemkot dan PCNU Kota Serang Gelar Pengajian Bulanan di Seluruh Kecamatan, Fokus Jaga Kondusivitas

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:21

PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:51

48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:49

Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32

Pelajar Baros Dibekali Literasi Politik, KPU Kabupaten Serang Edukasi Lawan Hoaks Pemilu

Berita Terbaru