KILAS BANTEN – Pemerintah Kabupaten Tangerang memperingatkan warga soal maraknya penipuan yang menggunakan nama Aparat Pemkab Tangerang.
Para pelaku berpura-pura sebagai pejabat atau ajudan untuk meminta sejumlah uang. Modus ini berpotensi merugikan masyarakat yang lengah.
Pj Sekda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja menyoroti bahwa pelaku sering kali menggunakan platform media sosial, SMS, hingga WhatsApp untuk mendekati korban.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam aksinya, pelaku mengatasnamakan Ajudan Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang dan memanfaatkan berbagai alasan untuk meminta transfer dana.
“Hati-hati dengan aksi penipuan via SMS, WhatsApp, atau media sosial lainnya yang mengatasnamakan Ajudan Pj Sekda untuk melakukan transfer dengan alasan apapun,” tegas Soma.
Masyarakat Kabupaten Tangerang diminta tidak langsung percaya jika menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat daerah.
Pesan-pesan tersebut kerap menggunakan alasan darurat atau kebutuhan mendesak agar korban segera mengirim uang.
Padahal, ini hanyalah upaya licik untuk meraup keuntungan dari ketidaktahuan masyarakat.
Langkah-langkah Cegah Penipuan: Tips Penting untuk Masyarakat Tangerang
1. Verifikasi Identitas Pengirim – Pastikan siapa yang menghubungi Anda. Jika perlu, lakukan konfirmasi langsung ke instansi terkait.
2. Jangan Terburu-buru Mengirim Uang – Waspadai pesan yang memaksa Anda melakukan transfer secara mendadak dengan alasan darurat.
3. Laporkan Jika Menerima Pesan Mencurigakan – Pemerintah menyediakan saluran pengaduan. Segera laporkan pesan yang dirasa janggal agar tindakan penegakan hukum bisa dilakukan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















