Petugas melakukan pengaspalan ulang di Jalan Puri Beta, Kota Tangerang, usai kerusakan parah akibat tingginya curah hujan beberapa waktu terakhir.KILAS BANTEN – Kota Tangerang kembali bernapas lega setelah Jalan Puri Beta yang sempat rusak parah kini mulai kembali mulus dan nyaman dilalui. Perbaikan jalan tersebut disambut positif warga karena jalur itu merupakan akses penting penghubung Kota Tangerang menuju Jakarta melalui kawasan Ciledug Raya.
Sebelumnya, kondisi Jalan Puri Beta sempat menjadi sorotan warga. Lubang besar muncul di sejumlah titik akibat tingginya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir. Kerusakan itu memicu kemacetan dan membahayakan keselamatan pengendara, terutama saat lalu lintas padat pada pagi dan sore hari.
Pemerintah Kota Tangerang langsung bergerak cepat merespons keluhan masyarakat. Petugas diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penambalan jalan berlubang hingga pengaspalan ulang di beberapa ruas yang mengalami kerusakan paling parah.
Kini, perubahan kondisi jalan mulai dirasakan masyarakat. Arus kendaraan yang sebelumnya tersendat perlahan kembali lancar. Pengendara juga merasa lebih aman saat melintas di jalur tersebut.
Salah satu warga, Salimin, mengaku lega setelah Jalan Puri Beta diperbaiki. Pedagang yang sehari-hari beraktivitas di sekitar lokasi itu mengatakan kerusakan jalan sebelumnya cukup mengganggu aktivitas masyarakat.
“Jalan Puri Beta sebelumnya rusak cukup parah. Banyak lubang yang membahayakan pengendara. Sekarang kondisinya mulai membaik karena petugas rutin melakukan perbaikan,” ujar Salimin, Kamis, 28 Mei 2026.
Menurut dia, Jalan Puri Beta menjadi salah satu jalur dengan mobilitas kendaraan yang sangat tinggi setiap harinya. Karena itu, kondisi infrastruktur yang baik sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kelancaran perjalanan warga.
Keluhan serupa sebelumnya juga dirasakan Zen Samsudin, petugas keamanan di salah satu kawasan ruko di Jalan Puri Beta. Ia menilai kerusakan jalan akibat hujan deras sempat membuat pengendara tidak nyaman dan memperparah antrean kendaraan.
Namun, kondisi tersebut kini mulai berubah setelah proses perbaikan dilakukan secara bertahap oleh petugas lapangan.
“Beberapa bulan lalu curah hujan memang tinggi dan membuat kondisi jalan rusak. Sekarang sudah jauh lebih nyaman karena ada penambalan lubang dan pengaspalan ulang di beberapa titik,” kata Zen.
Ia menambahkan, langkah cepat Pemkot Tangerang layak diapresiasi karena Jalan Puri Beta merupakan jalur strategis yang setiap hari dilalui ribuan kendaraan dari arah Ciledug menuju Jakarta maupun sebaliknya.
Selain memperlancar arus lalu lintas, perbaikan jalan juga dinilai mampu mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan berlubang. Sebab, sebelumnya banyak pengendara motor harus menghindari lubang secara mendadak yang berpotensi memicu tabrakan.
Warga berharap pemerintah tidak berhenti pada perbaikan sementara saja. Mereka meminta adanya pengawasan rutin agar kondisi jalan tetap terjaga dalam jangka panjang.
Seorang warga Larangan bernama Dewi berharap Jalan Puri Beta mendapat perhatian berkelanjutan dari pemerintah daerah. Menurutnya, perawatan rutin sangat penting agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi saat musim hujan tiba.
“Saya berharap Jalan Puri Beta terus diperhatikan. Jangan hanya diperbaiki sementara, tapi harus ada perawatan berkelanjutan supaya tetap aman dan nyaman dilalui,” ujarnya.
Perbaikan Jalan Puri Beta menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan kualitas infrastruktur publik dan kenyamanan masyarakat. Respons cepat terhadap keluhan warga juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga fasilitas umum tetap layak digunakan meski menghadapi cuaca ekstrem.
Dengan kondisi jalan yang kini mulai kembali mulus, warga berharap aktivitas harian dan arus transportasi di kawasan tersebut dapat berjalan lebih lancar tanpa hambatan berarti. Keberadaan jalan yang aman dan nyaman dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang.***