Jalur Bandara Jadi Sorotan, Pemkot Tangerang Kebut Perbaikan Jalan Raya Perancis Demi Kelancaran Akses Soekarno-Hatta

Kilas Banten
27 Mei 2026 23:00
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang mempercepat penuntasan perbaikan Jalan Raya Perancis di Kecamatan Benda. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kelancaran akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekaligus mendukung mobilitas kendaraan logistik dari kawasan industri pergudangan.

 

Perbaikan jalan tersebut telah rampung pada akhir pekan lalu. Jalan Raya Perancis selama ini dikenal sebagai salah satu jalur strategis yang menghubungkan kawasan pergudangan dengan akses menuju Bandara Soekarno-Hatta melalui Jalan Parimeter Utara.

 

Tingginya aktivitas kendaraan berat membuat ruas jalan ini menjadi perhatian utama Pemkot Tangerang. Kerusakan jalan yang muncul dinilai berpotensi mengganggu keselamatan pengendara serta memperlambat arus distribusi barang menuju bandara.

 

Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, mengatakan perbaikan jalan dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas infrastruktur.

 

Menurut Iwan, Pemkot Tangerang terus memantau sejumlah ruas jalan dengan tingkat mobilitas tinggi. Jalan Raya Perancis masuk dalam daftar prioritas karena setiap hari dilintasi kendaraan bertonase besar.

 

“Kami tidak berhenti memastikan kondisi infrastruktur jalan di Kota Tangerang dalam keadaan prima. Sejumlah akses jalur sudah dilakukan perbaikan termasuk di Jalan Raya Perancis yang menjadi akses vital yang menghubungkan kawasan industri pergudangan dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sudah dituntaskan,” kata Iwan, Rabu, 27 Mei 2026.

 

Perbaikan difokuskan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan cukup parah. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran penambalan berada di sekitar akses Pergudangan Mutiara Kosambi 2 dan Pergudangan Bandara Benda Permai.

 

Sebelum diperbaiki, kondisi jalan di sejumlah titik terlihat berlubang dan tidak rata. Situasi itu kerap dikeluhkan pengguna jalan karena dapat memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua dan kendaraan logistik yang melintas setiap hari.

 

Selain menjadi akses menuju bandara, Jalan Raya Perancis juga berperan penting dalam mendukung aktivitas distribusi barang dari dan menuju kawasan pergudangan. Karena itu, kelancaran jalur ini dianggap sangat berpengaruh terhadap perputaran ekonomi di wilayah Kota Tangerang.

 

Iwan menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap kondisi Jalan Raya Perancis. Jika ditemukan kerusakan lanjutan, Pemkot Tangerang memastikan perbaikan tambahan akan segera dilakukan agar kualitas jalan tetap terjaga.

 

“Jalan Raya Perancis ini memang menjadi perhatian karena dilalui banyak kendaraan bervolume besar. Jadi akan terus dipantau dan dipastikan akan dilakukan perbaikan lanjutan bila diperlukan,” ujarnya.

 

Tak hanya fokus pada jalur menuju bandara, Pemkot Tangerang juga menggencarkan program perbaikan infrastruktur jalan di berbagai wilayah lainnya. Perbaikan menyasar jalan protokol hingga akses lingkungan di kawasan permukiman warga.

 

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi logistik di Kota Tangerang. Infrastruktur jalan yang baik dinilai menjadi faktor penting dalam memperlancar transportasi serta menunjang pertumbuhan kawasan industri.

 

Pemkot Tangerang berharap perbaikan jalan yang dilakukan secara bertahap dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha. Dengan kondisi jalan yang semakin baik, arus kendaraan menuju Bandara Soekarno-Hatta maupun kawasan industri diharapkan menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar.***