Para lansia mengikuti kegiatan senam dan pemeriksaan kesehatan dalam program pembinaan yang digelar Pemerintah Kota Tangerang sebagai upaya mewujudkan kota ramah lansiaKILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat berbagai program untuk meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia. Bertepatan dengan momentum Hari Lanjut Usia yang diperingati setiap 29 Mei, Pemkot Tangerang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan yang mendukung lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
Upaya tersebut diwujudkan melalui enam program unggulan yang tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga menyentuh bidang sosial, pendidikan, psikologis, hingga pemberdayaan ekonomi. Program-program tersebut dirancang untuk memastikan para lansia tetap memiliki ruang untuk berkembang dan berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang, Mulyani, mengatakan bahwa perhatian terhadap kelompok lanjut usia membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Di momentum ini, mari bersama terus mewujudkan lingkungan yang ramah lansia, penuh perhatian, kasih sayang, serta dukungan agar para lansia tetap sehat, mandiri dan bahagia. Karena memang, lansia sehat dan mandiri untuk Indonesia yang berdaya,” kata Mulyani, Sabtu (30/5/2026).
Salah satu program yang menjadi andalan Pemkot Tangerang adalah Sekolah Lansia. Program tersebut telah berjalan di seluruh 13 kecamatan dan menjadi wadah pembelajaran bagi warga lanjut usia untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai kesehatan fisik dan mental, keterampilan hidup, aktivitas sosial, serta penguatan kemandirian ekonomi. Program tersebut dirancang untuk membentuk lansia SMART atau Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat.
Selain Sekolah Lansia, Pemkot Tangerang juga mengoptimalkan pelayanan melalui sekitar 535 Posyandu Lansia yang tersebar di berbagai wilayah. Fasilitas ini menjadi ujung tombak pemantauan kesehatan masyarakat lanjut usia.
Di Posyandu Lansia, warga dapat memperoleh berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan rutin, pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, penyuluhan gizi, hingga kegiatan olahraga dan senam lansia yang dilakukan secara berkala.
Perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok lansia yang memiliki risiko kesehatan tinggi. Melalui Program Pendampingan Risiko Tinggi Lanjut Usia atau Peri Lansia, sekitar 500 kader diterjunkan untuk melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga lanjut usia.
Kader bertugas memantau kondisi kesehatan, memberikan dukungan sosial dan emosional, serta melaporkan perkembangan kesehatan lansia kepada puskesmas setempat. Program ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan apabila ditemukan kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian khusus.
Tak hanya kesehatan fisik, Pemkot Tangerang juga memperkuat layanan kesehatan mental bagi para lansia. Melalui layanan psikolog dan konseling, lansia beserta keluarga pendamping dapat memperoleh dukungan yang dibutuhkan dalam menghadapi berbagai tantangan psikologis pada usia lanjut.
Program tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem perlindungan sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan di masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga aktif menggelar berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan. Program ini meliputi pelatihan keterampilan, pembinaan spiritual, aktivitas komunitas, hingga pengembangan kemampuan yang mendukung aktivitas sehari-hari.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah isolasi sosial yang kerap dialami lansia sekaligus menjaga rasa percaya diri dan kebahagiaan mereka di masa tua.
Program unggulan lainnya yang mendapat perhatian adalah Lansia SUMRINGAH. Program ini merupakan singkatan dari Sehat, Mandiri, Produktif, dan Bahagia. Konsep tersebut mengintegrasikan berbagai layanan dalam satu sistem pembinaan yang menyeluruh.
Kegiatan yang dijalankan meliputi pemeriksaan kesehatan rutin, senam lansia, edukasi pola hidup sehat, pembinaan mental dan spiritual, aktivitas sosial, rekreasi, hingga pelatihan keterampilan ringan.
Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi antara kader kesehatan, puskesmas, Posyandu Lansia, dan berbagai komunitas masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem dukungan yang kuat bagi warga lanjut usia di Kota Tangerang.
Melalui berbagai program yang terus diperkuat, Pemerintah Kota Tangerang menargetkan terwujudnya kota yang inklusif dan ramah bagi seluruh kelompok usia. Dengan dukungan yang berkelanjutan, para lansia diharapkan dapat menikmati masa tua yang sehat, mandiri, produktif, serta tetap berperan aktif dalam kehidupan sosial masyarakat.***