Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Al-A’zhom Kota Tangerang saat pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama Wali Kota Sachrudin dan jajaran Pemkot Tangerang.KILAS BANTEN – Lautan jemaah memadati Masjid Raya Al Azhom, Kota Tangerang, saat pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah, Rabu kemarin. Ribuan warga datang sejak pagi untuk mengikuti ibadah yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Momentum hari raya kurban itu juga dihadiri langsung oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama keluarga dan jajaran Pemerintah Kota Tangerang. Kehadiran mereka menyatu dengan masyarakat yang memenuhi area masjid hingga halaman luar.
Suasana religius terasa kuat sejak takbir berkumandang. Warga tampak antusias mengikuti rangkaian ibadah sambil menjaga ketertiban dan kekhusyukan selama Salat Id berlangsung.
Usai pelaksanaan Salat Id, Sachrudin menegaskan bahwa Iduladha bukan sekadar perayaan tahunan umat Islam. Menurutnya, hari raya kurban menjadi pengingat penting tentang makna pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama.
“Iduladha mengajarkan arti pengorbanan dan keikhlasan yang diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama. Di tengah dinamika pembangunan kota, kami ingin memastikan kebahagiaan hari raya ini dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Tangerang,” ujar Sachrudin, Jumat, 29 Mei 2026.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya menghadirkan semangat berbagi di tengah masyarakat. Salah satunya melalui distribusi hewan kurban ke berbagai wilayah di Kota Tangerang.
Pada Iduladha tahun ini, Pemkot Tangerang menyalurkan sebanyak 43 ekor sapi kurban ke masjid dan musala yang tersebar di 13 kecamatan. Hewan kurban tersebut berasal dari kontribusi pegawai pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah, hingga badan usaha yang ikut berpartisipasi dalam program kurban.
Sachrudin berharap penyaluran hewan kurban itu dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat solidaritas sosial antarwarga.
“Semoga apa yang kita kurbankan menjadi amal ibadah, bernilai pahala, serta membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat luas,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono melaksanakan Salat Iduladha di Masjid Agung Al-Ittihad bersama Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman.
Dalam kesempatan tersebut, Maryono memastikan proses penyembelihan hewan kurban di Kota Tangerang berjalan sesuai syariat Islam dan standar kesehatan yang berlaku. Pemerintah Kota Tangerang bersama instansi terkait juga melakukan pengawasan ketat terhadap kondisi kesehatan hewan kurban sebelum disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat.
“Insya Allah hewan kurban yang disembelih hari ini dalam kondisi sehat, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat,” ujar Maryono.
Selain menyoroti pelaksanaan kurban, Maryono juga menyinggung peran strategis Kota Tangerang dalam mendukung pelayanan ibadah haji di Provinsi Banten. Tahun ini, Asrama Haji Cipondoh mulai difungsikan sebagai embarkasi pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan bagi calon jemaah haji, khususnya warga Kota Tangerang dan sekitarnya.
“Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan, kemudahan, serta pelayanan yang lebih optimal bagi para tamu Allah, khususnya jemaah haji asal Kota Tangerang,” tuturnya.
Pada momen Iduladha itu, Maryono juga mengajak masyarakat untuk mendoakan para jemaah haji asal Kota Tangerang yang saat ini tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Berdasarkan data Pemerintah Kota Tangerang, sebanyak 1.576 jemaah haji asal Kota Tangerang sedang menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.
“Sebanyak 1.576 jemaah haji asal Kota Tangerang saat ini sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci. Mari kita kirimkan doa terbaik agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, kembali ke tanah air dengan selamat, serta menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” pungkas Maryono.
Perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Kota Tangerang tidak hanya menjadi momentum ibadah dan refleksi spiritual. Lebih dari itu, perayaan ini memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan semangat berbagi yang terus dijaga masyarakat di tengah kehidupan perkotaan yang dinamis.***