Syair Abuya Muhtadi Menggema, Kepemimpinan PBNU Masuk Fase Penentuan

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abuya Muhtadi bin Dimyati saat menerima silaturahim pimpinan PBNU di Cidahu, Pandeglang, Banten.

i

Abuya Muhtadi bin Dimyati saat menerima silaturahim pimpinan PBNU di Cidahu, Pandeglang, Banten.

“Abuya tidak menyebut nama siapa pun. Tetapi isyaratnya jelas. Dalam jam’iyyah bisa saja ada ruang gelap yang harus diterangi dan dibenahi,” ujar Zaenal.

Di akhir pertemuan, Abuya Muhtadi hanya menyampaikan satu pesan singkat kepada Gus Yahya. Pesan itu disampaikan lugas dan tanpa penjelasan panjang. “Laksanakan sesuai AD/ART NU,” ucap Zaenal menirukan pesan Abuya.

Tak lama setelah pertemuan tersebut, Syuriyah PBNU menerbitkan Risalah Rapat Harian. Rais Aam PBNU bersama para Wakil Rais Aam mengambil sejumlah keputusan strategis yang berdampak langsung pada kepemimpinan PBNU. Salah satu sorotan utama adalah pelaksanaan Akademi Kader Nasional NU yang dinilai menghadirkan narasumber dengan afiliasi jaringan Zionisme.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syuriyah menilai kegiatan tersebut bertentangan dengan nilai Ahlussunnah wal Jamaah serta Muqaddimah Qanun Asasi NU. Selain itu, Syuriyah juga menyoroti tata kelola keuangan PBNU. Mereka menilai terdapat indikasi pelanggaran syariat, pelanggaran AD/ART, serta potensi risiko terhadap status badan hukum organisasi.

Baca Juga  Panen Perdana Seledri Hidroponik di Banten, Dompet Dhuafa dan Permata Bank Syariah Pacu Lahirnya Petani Mandiri Modern

Atas dasar pertimbangan tersebut, Rais Aam dan dua Wakil Rais Aam meminta Ketua Umum PBNU mengundurkan diri dalam batas waktu tiga hari. Jika permintaan itu tidak dipenuhi, Syuriyah menyatakan akan memberhentikan Ketua Umum PBNU dari jabatannya.

Zaenal Abidin menekankan, polemik ini tidak bisa dipersempit sebagai konflik personal antarfigur. Menurutnya, persoalan tersebut menyentuh prinsip dasar organisasi dan marwah NU sebagai jam’iyyah diniyah ijtima’iyah.

“Ini bukan soal suka atau tidak suka. Ini soal perbedaan tafsir tentang bagaimana NU dijalankan sesuai khittah dan konstitusinya,” ujar Zaenal.

Penulis : Dayat

Editor : Rizki

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menuju 2029, PPP Banten Melalui Rapimwil di Tangerang, Neng Siti Julaiha Targetkan Rebut Kepercayaan Publik
Press Retreat 2026 Kopi Nalar Bongkar Rahasia Jurnalisme Investigasi dan Uji Integritas Wartawan
May Day 2026 di Banten, PMII Bongkar Krisis Pendidikan dan Nasib Buruh yang Terabaikan
May Day dan Hardiknas 2026 di Banten, Mahasiswa PMII Kota Serang Datangi DPRD Soroti Krisis Pendidikan dan Derita Buruh
Pemprov Banten Buka Akses Mudah Bayar Pajak Kendaraan, Syarat dan Ketentuan Tanpa KTP Pemilik Lama
Kwarda Pramuka Banten Tancap Gas, Pelantikan Dikebut Sebelum 10 Mei, Langsung Koordinasi ke Pusat
Pesantren Ini Tak Hanya Ngaji, Nahdlatul Ibad Banten di Waringinkurung Cetak Santri Siap Bersaing di Panggung Dunia
Dipimpin Budi Rustandi, IDSD 2025 Kota Serang Lampaui Rata-Rata Nasional dan Provinsisi”
Syair Abuya Muhtadi bin Dimyati dinilai menjadi isyarat keras bagi kepemimpinan PBNU. Ketegangan Syuriyah dan Tanfidziyah memuncak jelang satu abad NU, memicu ujian serius bagi marwah organisasi.

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:00

Menuju 2029, PPP Banten Melalui Rapimwil di Tangerang, Neng Siti Julaiha Targetkan Rebut Kepercayaan Publik

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:00

Press Retreat 2026 Kopi Nalar Bongkar Rahasia Jurnalisme Investigasi dan Uji Integritas Wartawan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:00

May Day dan Hardiknas 2026 di Banten, Mahasiswa PMII Kota Serang Datangi DPRD Soroti Krisis Pendidikan dan Derita Buruh

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:00

Pemprov Banten Buka Akses Mudah Bayar Pajak Kendaraan, Syarat dan Ketentuan Tanpa KTP Pemilik Lama

Kamis, 30 April 2026 - 07:00

Kwarda Pramuka Banten Tancap Gas, Pelantikan Dikebut Sebelum 10 Mei, Langsung Koordinasi ke Pusat

Berita Terbaru