Ia juga membandingkan suasana berbeda ketika Abuya Muhtadi menerima silaturahim KH Zulfa Musthofa, sehari setelah ditetapkan sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU pada Kamis, 11 Desember 2025. Pertemuan itu berlangsung hangat dan penuh canda, tanpa syair bernada sindiran.
Dalam kesempatan tersebut, KH Zulfa membuka silaturahim dengan syair penghormatan kepada Bani Dimyath dan NU. Abuya Muhtadi kemudian menyampaikan pesan kebangsaan yang tegas.
“Pesannya sederhana. Jangan cekcok. Amankan negara. Amankan negara. Amankan negara,” kata Zaenal.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Pesan itu ditujukan kepada seluruh warga NU agar dinamika internal tidak melemahkan peran strategis NU dalam menjaga stabilitas umat dan bangsa. Dinamika kepemimpinan PBNU ini berlangsung menjelang peringatan satu abad Masehi NU pada 31 Januari 2026. Banyak pihak berharap polemik ini dapat diselesaikan secara arif, konstitusional, dan bermartabat demi menjaga persatuan jam’iyyah dan keutuhan bangsa.
Penulis : Dayat
Editor : Rizki


















