Ketua Umum PP GAMSUT, Dzulfikar, menilai kegiatan LDKS memiliki peran penting dalam membentuk mental dan karakter generasi muda.
Menurutnya, pembinaan kepemimpinan idealnya dimulai sejak remaja agar siswa memiliki kesiapan saat terjun ke masyarakat.
“Kegiatan ini sangat luar biasa dan perlu diaktifkan sejak dini. Jiwa kepemimpinan dan organisasi akan terus ditemui dalam kehidupan sehari-hari,” kata Dzulfikar, Senin, 15 Desember 2025.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan tidak hanya soal memimpin orang lain, tetapi juga kemampuan memimpin diri sendiri. Sikap disiplin, tanggung jawab, dan integritas harus dibangun sejak di bangku sekolah.
Dzulfikar juga menyinggung tantangan kepemimpinan saat ini. Ia menilai masih banyak pemimpin yang belum memiliki karakter kuat dan berintegritas. Kondisi tersebut, menurutnya, harus diantisipasi melalui pendidikan karakter yang konsisten dan berkelanjutan.
“Kegiatan seperti LDKS ini sangat berarti untuk menumbuhkan jiwa pemimpin. Jika tidak dibangun dari sekarang, kekhawatiran akan lemahnya kepemimpinan di masa depan bisa terus terjadi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dzulfikar menjelaskan bahwa LDKS sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa satuan pendidikan tidak hanya berfokus pada pembelajaran formal di kelas, tetapi juga melalui jalur nonformal dan informal. LDKS dinilai sebagai bagian penting dari proses pendidikan karakter siswa.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan yang melatih kedisiplinan, kerja sama tim, tanggung jawab, dan keberanian mengambil keputusan. Materi yang diberikan bersifat aplikatif sehingga dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sekolah maupun lingkungan sosial.
Penulis : Dayat
Editor : Rizki
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















