KILAS BANTEN – Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten menjadi pusat perhatian ratusan pelajar SMKN 1 Tangerang. Sebanyak 500 siswa mendatangi kampus tersebut dalam agenda kunjungan industri dan pengenalan perguruan tinggi yang digelar di Gedung Convention Hall UIN SMH Banten.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membuka wawasan siswa mengenai dunia pendidikan tinggi, prospek kerja, hingga perkembangan teknologi modern yang dipadukan dengan nilai-nilai keislaman.
Rombongan siswa hadir bersama Kepala Sekolah SMKN 1 Tangerang Nira Kristiana, jajaran wakil kepala sekolah, serta para guru pendamping. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Rektor I UIN SMH Banten Dr. Nana Jumhana, Kepala Bagian Akademik, serta tim admisi kampus.
Kepala SMKN 1 Tangerang Nira Kristiana menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pihak kampus kepada seluruh peserta kunjungan.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kokurikuler siswa kelas 12 yang fokus pada penguatan etos kerja dan perencanaan karier lulusan SMK.
“Kegiatan ini kami harapkan mampu memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja dan pendidikan lanjutan bagi peserta didik,” ujar Nira Kristiana, Minggu, 24 Mei 2026.
Ia menilai dunia kerja saat ini mengalami perubahan sangat cepat. Karena itu, siswa dituntut tidak hanya menguasai kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kreativitas tinggi, kemampuan adaptasi, dan kesiapan menghadapi perkembangan teknologi.
Nira juga meminta para siswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi sebanyak mungkin terkait dunia kampus dan peluang masa depan.
“Jadikan kesempatan ini sebagai sarana belajar, menambah wawasan, dan membangun motivasi untuk masa depan kalian,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor I UIN SMH Banten Nana Jumhana mengaku bangga karena kampus yang dipimpinnya dipilih menjadi salah satu tujuan utama kunjungan pendidikan dari SMKN 1 Tangerang.
Ia menjelaskan, UIN SMH Banten terus berkembang sejak resmi bertransformasi dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri pada 2017.
Transformasi tersebut membuat UIN SMH Banten memiliki peran lebih luas dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan modern dengan pendidikan keagamaan.
Menurut Nana, konsep integrasi itu kini diwujudkan melalui berbagai fakultas non-keagamaan, termasuk Fakultas Sains dan Teknologi yang menjadi salah satu daya tarik utama kampus.
“UIN SMH Banten hadir untuk melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan mampu bersaing di era modern,” ujar Nana.
Saat ini UIN SMH Banten memiliki enam fakultas dengan total 41 program studi mulai dari jenjang sarjana hingga pascasarjana.
Kampus tersebut juga terus meningkatkan kualitas akademiknya. Sebanyak 17 program studi atau sekitar 46 persen telah berhasil meraih akreditasi Unggul.
Nana menilai capaian itu menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan di UIN SMH Banten semakin kompetitif dan siap mencetak sumber daya manusia unggul.
Ia juga mengapresiasi para guru pendamping yang aktif mengarahkan siswa mengenal dunia kampus sejak dini.
Menurutnya, kunjungan pendidikan seperti ini sangat penting untuk membantu siswa menentukan arah masa depan, baik melanjutkan pendidikan maupun langsung memasuki dunia kerja.
“Kami siap menyambut adik-adik semua untuk bergabung menjadi keluarga besar UIN SMH Banten pada tahun depan,” ucapnya.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan fakultas dan program studi di lingkungan kampus.
Pengenalan Fakultas Syariah disampaikan oleh Jamaluddin. Sementara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dikenalkan oleh Dr. Efi Syarifudin yang memaparkan peluang karier di sektor ekonomi syariah.
Di sisi lain, Fakultas Sains dan Teknologi diperkenalkan langsung oleh Dr. Aan Anasori. Ia menjelaskan peluang pengembangan teknologi modern serta integrasi ilmu pengetahuan di lingkungan kampus Islam.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif bertanya mengenai jurusan, dunia perkuliahan, hingga peluang kerja setelah lulus kuliah.***

