Banjir Kepung Kabupaten Serang, Pernyataan Singkat Bupati Zakiyah Jadi Sorotan Publik

Kamis, 18 Desember 2025 - 22:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Genangan banjir merendam permukiman warga di salah satu kecamatan di Kabupaten Serang akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.

i

Genangan banjir merendam permukiman warga di salah satu kecamatan di Kabupaten Serang akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir.

KILAS BANTEN – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Serang kembali menyorot respons pemerintah daerah. Di saat warga berjibaku dengan genangan air yang masuk ke rumah, pernyataan Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, justru memicu perhatian publik karena dinilai belum mencerminkan kondisi darurat di lapangan.

Saat ditemui awak media, Bupati Zakiyah mengaku baru menerima laporan banjir di satu kecamatan. Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri pelantikan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Serang di Pendopo Bupati Serang, Kamis, 18 Desember 2025.

“Hari ini saya baru dengar satu kecamatan,” kata Zakiyah singkat kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ucapan tersebut langsung menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan lapangan dan laporan warga, banjir tidak hanya terjadi di satu wilayah. Genangan air dilaporkan merendam permukiman warga di Kecamatan Padarincang, Cinangka, dan Gunung Sari. Air mengalir ke dalam rumah, merusak perabot, serta memutus akses jalan di beberapa titik.

Baca Juga  Dear Semua Pihak, PCNU Minta Jangan Bikin Kegaduhan, Wali Kota Serang Lagi Tancap Gas Bangun Kota

Di Padarincang, warga menyebut air naik dengan cepat setelah hujan deras mengguyur sejak beberapa hari terakhir. Kondisi serupa juga terjadi di Cinangka dan Gunung Sari. Sejumlah ruas jalan desa tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Aktivitas warga pun lumpuh.

Situasi ini memunculkan pertanyaan soal sistem pelaporan dan koordinasi kebencanaan di tingkat daerah. Banyak pihak menilai alur informasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang dan pimpinan daerah belum berjalan maksimal. Informasi yang tidak terdistribusi dengan cepat dikhawatirkan menghambat penanganan darurat.

Penulis : Redaksi Kilas Banten

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan
Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus
NU Kecamatan Curug Resmi Dilantik, Pemkot Serang Tegaskan Peran Strategis untuk Ubah Wajah Sosial Masyarakat
Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat
NU Curug Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Susun Program Nyata untuk Warga Kota Serang
Gebrakan Pendidikan di Kabupaten Serang 2026: Sekolah Ditutup, Digabung, hingga Berganti Wajah
Revisi RTRW Kabupaten Serang, DPRD Tegaskan Sawah Tak Boleh Kurangi Sejengkal Pun
GUSDURian Gelar Nobar “Pesta Babi” di Kota Serang Guncang Isu Papua, Kolonialisme Modern Disorot Tajam
Banjir meluas di Kabupaten Serang merendam ratusan rumah warga. Pernyataan Bupati Ratu Rachmatuzakiyah soal laporan banjir menuai kritik di tengah kondisi darurat dan kebutuhan penanganan cepat.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:00

Wagub Banten: Sensus Ekonomi 2026, Data Asli Jadi Penentu Nasib Kebijakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:30

Petugas Rutan Kelas IIB Serang Gagalkan Penyelundupan 720 Butir Antimo, Modus Pengunjung Terendus

Kamis, 30 April 2026 - 19:00

Teror Tengah Malam di Unyur Kota Serang, Warga Diserang Puluhan Orang Bersenjata, Polisi Didesak Bertindak Cepat

Kamis, 30 April 2026 - 18:11

NU Curug Resmi Dilantik, Langsung Tancap Gas Susun Program Nyata untuk Warga Kota Serang

Kamis, 30 April 2026 - 06:00

Gebrakan Pendidikan di Kabupaten Serang 2026: Sekolah Ditutup, Digabung, hingga Berganti Wajah

Berita Terbaru