KILAS BANTEN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Serang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Banten, Kamis, 30 April 2026. Aksi ini berlangsung menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dengan fokus utama pada persoalan pendidikan dan ketenagakerjaan yang dinilai belum tertangani secara serius.
Mahasiswa datang membawa spanduk dan poster berisi tuntutan. Mereka menyampaikan orasi secara bergantian. Aksi ini menjadi bentuk tekanan sekaligus kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap belum berpihak pada masyarakat.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam tuntutannya, mahasiswa menyoroti berbagai persoalan struktural. Mereka menilai sektor pendidikan masih menghadapi banyak masalah mendasar. Salah satunya adalah kebijakan anggaran yang dinilai tidak tepat sasaran.
PC PMII Kota Serang menolak pengalihan anggaran pendidikan ke program yang dianggap tidak prioritas. Mereka juga mendesak pemerintah segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Guru. Menurut mereka, regulasi ini penting untuk menjamin keamanan dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Mahasiswa juga menuntut peningkatan kesejahteraan guru, baik yang berstatus aparatur sipil negara maupun honorer. Selain itu, mereka menolak rencana penghapusan jurusan di perguruan tinggi. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi membatasi akses pendidikan dan mengurangi pilihan mahasiswa.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















