Ia menegaskan, saluran air yang rusak dan berlubang di kawasan pasar harus segera diperbaiki. Menurutnya, lokasi yang kotor dan lembap menjadi habitat ideal bagi tikus.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Pasar harus dipastikan bersih. Kalau ada saluran air yang kotor dan berlubang, segera dibersihkan lalu ditutup. Tempat seperti itu sangat disukai tikus,” ucapnya.
Pemkab Serang menilai kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga. Pemerintah berharap masyarakat tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi ikut aktif menjaga lingkungan sekitar.
Langkah sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, menutup makanan, serta memperbaiki saluran air dinilai mampu membantu menekan penyebaran hantavirus secara signifikan. Pemkab Serang berharap kedisiplinan masyarakat menjaga kebersihan dapat menciptakan lingkungan sehat dan bebas dari ancaman tikus pembawa penyakit.***
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
















