Sivitas akademika UIN SMH Banten mengikuti upacara Hari Amal Bhakti ke-80 Kementerian Agama di halaman Gedung Rektorat meski diguyur hujan deras, Sabtu, 3 Januari 2026Di tengah dinamika global dan tantangan era VUCA yang penuh ketidakpastian, Prof. Ishom mengingatkan pentingnya penguasaan teknologi bagi aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama. Perkembangan kecerdasan buatan menuntut ASN bersikap adaptif dan proaktif.
Ia mengajak ASN Kemenag meneladani kejayaan Baitul Hikmah sebagai pusat ilmu pengetahuan dunia Islam. ASN diharapkan mampu mengisi ruang digital dengan konten keagamaan yang moderat, otoritatif, dan mencerahkan.
“Teknologi harus tetap berjiwa manusia dan berlandaskan nilai ketuhanan. Kecerdasan buatan harus menjadi alat pemersatu bangsa, bukan sumber disinformasi yang memecah belah,” ujarnya.
Rangkaian upacara HAB ke-80 ditutup dengan pemberian apresiasi kepada pegawai dan akademisi berprestasi. UIN SMH Banten memberikan kenaikan pangkat kepada pegawai yang memenuhi syarat serta penghargaan bagi dosen dan peneliti dengan karya ilmiah unggulan.
Penghargaan ini menegaskan komitmen kampus dalam memperkuat sumber daya manusia yang adaptif dan responsif terhadap perubahan. UIN SMH Banten berharap semangat Hari Amal Bhakti ke-80 terus menjadi penggerak pengabdian bagi agama, bangsa, dan negara.